RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Sebanyak 22 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Temanggung sempat menghentikan operasional akibat keterlambatan pencairan dana Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi layanan bagi ribuan penerima manfaat sebelum akhirnya dana operasional kembali dicairkan awal pekan ini.
Sekretaris Daerah Kabupaten Temanggung, Tri Winarno, mengatakan penghentian operasional yang terjadi bersifat sementara dan disebabkan oleh kendala administratif dalam proses pencairan dana program.
"Informasi yang kami terima, dana paling cepat cair hari Senin dan alhamdulillah Senin sore sudah masuk. Karena itu layanan diperkirakan mulai kembali normal pada Rabu," kata Tri Winarno saat ditemui wartawan, Selasa (9/6).
Baca Juga: Pilkades Serentak 2028 di Temanggung Mulai Disiapkan, Tahapan Awal Dimulai Agustus 2027
Menurutnya, meski dana telah cair, pengelola SPPG tidak bisa langsung kembali beroperasi pada hari yang sama. Mereka masih membutuhkan waktu untuk melakukan pengadaan bahan baku, distribusi logistik, dan proses produksi makanan.
"Uang baru masuk Senin sore. Dalam waktu yang sangat singkat tentu tidak memungkinkan langsung memproduksi makanan dalam jumlah besar," ujarnya.
### Layani Lebih dari 162 Ribu Penerima Manfaat
Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Temanggung saat ini menjangkau sekitar 162.239 penerima manfaat yang terdiri dari pelajar dan kelompok sasaran lainnya.
Karena itu, penghentian operasional puluhan SPPG menjadi perhatian pemerintah daerah agar tidak berlangsung terlalu lama.
Tri menjelaskan laporan penghentian operasional diterima dari koordinator MBG tingkat kabupaten. Berdasarkan data yang diterimanya, sebanyak 22 SPPG sempat menghentikan aktivitas produksi makanan karena menunggu pencairan dana operasional.
Meski demikian, pemerintah daerah telah melakukan komunikasi dengan para penerima manfaat dan pihak sekolah sehingga situasi tetap terkendali.
"Kami berupaya memastikan informasi tersampaikan dengan baik agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat," katanya.
Pertama Kali Terjadi Sejak Program Berjalan
Menurut Tri, keterlambatan pencairan dana yang berdampak pada operasional SPPG baru pertama kali terjadi sejak program MBG dijalankan di Temanggung.
Selama beberapa bulan sebelumnya, proses penyaluran dana berjalan lancar sehingga operasional dapur dapat berlangsung sesuai jadwal.
"Ini pertama kalinya terjadi. Sebelumnya tidak ada kendala pencairan yang sampai berdampak pada operasional," ujarnya.
Saat ini terdapat sekitar 87 SPPG yang telah beroperasi di Kabupaten Temanggung sebagai bagian dari pelaksanaan program MBG.
Baca Juga: Empat Tahun Menunggu, Warga Sambirejo Berharap Jalan Penghubung Bringin-Tuntang Segera Diperbaiki
Pemkab Evaluasi Fasilitas Pendukung SPPG
Selain persoalan pencairan dana, Pemkab Temanggung juga tengah melakukan evaluasi terhadap sejumlah fasilitas pendukung di dapur MBG.
Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan, terdapat enam SPPG yang memerlukan perbaikan instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Kondisi tersebut menjadi perhatian karena berkaitan dengan standar operasional dan keamanan produksi makanan.
"Hari ini kami evaluasi bersama. Jangan sampai kendala teknis membuat program terganggu dan penerima manfaat yang dirugikan," tegas Tri.
Dari enam SPPG yang mengalami kendala IPAL, tiga di antaranya dilaporkan telah kembali beroperasi, sedangkan tiga lainnya masih menjalani proses perbaikan.
Selain itu, terdapat satu SPPG yang masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium sebelum dapat kembali beroperasi penuh.
Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, Persija Rekrut Shin Tae-yong dan Borneo FC Rombak Besar Skuad
Pengelola Siap Talangi Operasional, Tetapi Terkendala Aturan
Tri mengungkapkan beberapa pengelola SPPG sebenarnya memiliki kemampuan untuk menalangi biaya operasional sementara menunggu pencairan dana dari pemerintah.
Namun mekanisme program tidak memperbolehkan penggunaan dana talangan sehingga pengelola harus menunggu pencairan resmi sebelum kembali menjalankan produksi.
"Beberapa pengelola menyampaikan sebenarnya siap menalangi terlebih dahulu. Tetapi ketentuannya memang tidak memperbolehkan, sehingga mereka harus mengikuti prosedur yang berlaku," jelasnya.
Pemkab Temanggung memastikan seluruh layanan MBG akan kembali berjalan normal setelah persoalan pencairan dana terselesaikan dan kebutuhan operasional dapur kembali terpenuhi.
"Mulai Rabu pengiriman makanan kepada penerima manfaat sudah kembali berjalan," tandas Tri.
Editor : Baskoro Septiadi