RADARSEMARANG.ID, Semarang - Penyebab meninggalnya 4 orang sekeluarga di kawasan wisata Posong Kabupaten Temanggung belum terungkap.
Polda Jawa Tengah turun tangan untuk ikut melakukan penyelidikan temuan peristiwa tersebut.
"Ya betul kami back up untuk pengungkapan kasus ini khususnya dari Subdit Jatanras," ungkap Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Anwar Nasir kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (28/5/2026).
Baca Juga: 4 Jenazah Sekeluarga yang Tewas di Kawasan Wisata Posong Temanggung Tiba di Rumah Duka
Informasi yang diperoleh, tim Labfor Polda Jateng juga telah meluncur ke lokasi melakukan olah TKP.
"Kita ikut backup, tapi penanganan penyidikannya tetap masih di Polres Temanggung, dan tadi masih dilaksanakan Otopsi, jadi kita masih fokus untuk menyelidiki sebab kematiannya," jelasnya.
Informasi yang diperoleh, empat orang korban merupakan satu keluarga, yang merupakan warga asal Temenggungan Desa Panjang Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang.
Masing-masing bernama Muhammad Ali Munawar, 52, Maghfirah, 43, AEH, pelajar 16, dan Bagas Amar Hakiki, 21.
Baca Juga: 4 Orang Sekeluarga Asal Ambarawa Tewas Usai Pesta Barbeque di Kawasan Wisata Posong Temanggung
Dugaan awal, penyebab kematian disebabkan keracunan. Pemeriksaan awal dari tim medis, adanya ciri-ciri mulut berbusa dan juga hipotermia.
Terkait penyebab kematian para korban, Kombes Pol Anwar Nasir belum bersedia membeberkan dengan alasan masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
Menanggapi terkait adanya kejanggalan terkait kematian para korban, Kombes Pol Anwar Nasir mengaku, sementara kepolisian masih fokus dalam hasil otopsi.
"Ya sementara masih diselidiki dugaan kematiannya, dari empat korban itu, satu yang diotopsi," jelasnya.
"Hasil dari otopsi, nanti dari Kapolres aja, biar satu pintu. Kita kan sifatnya hanya backup untuk ungkap," katanya.
Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto juga mengatakan sama, sekarang ini peristiwa tersebut masih dalam proses penyelidikan Polres Temanggung bersama Polda Jateng.
"Iya jadi Polrestabes Temanggung sama Bid Labfor hari ini melaksanakan olah TKP untuk melengkapi penyelidikan peristiwa tersebut," katanya.
Pihaknya juga menyebut, korban merupakan satu keluarga yang bertempat tinggal di Ambarawa Kabupaten Semarang. Jenazah juga telah dilakukan otopsi untuk bahan penyelidikan.
"Saat ini satu orang, itu yang ditemukan meninggal di TKP kan empat orang, diambil yang fisiknya paling kuat, paling muda," pungkasnya.
Diketahui empat orang pengunjung wisata di di Kabupaten Temanggung di temukan meninggal dalam tenda camping, Rabu (27/5/2026). Belum diketahui secara pasti penyebab kematian tersebut dan sekarang ini masih dalam penyelidikan kepolisian. (mha)
Editor : Baskoro Septiadi