Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

4 Orang Sekeluarga Asal Ambarawa Tewas Usai Pesta Barbeque di Kawasan Wisata Posong Temanggung

Devi Khofifatur Rizqi • Kamis, 28 Mei 2026 | 15:53 WIB
Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP di lokasi meninggalnya wisatawan sekeluarga di Temanggung. (Dokumentasi Polres Temanggung)
Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP di lokasi meninggalnya wisatawan sekeluarga di Temanggung. (Dokumentasi Polres Temanggung)

RADARSEMARANG.ID, Temanggung - Empat wisatawan asal Ambarawa, Kabupaten Semarang, ditemukan meninggal dunia usai diduga menyantap makanan barbeque.

Makanan tersebut mereka bawa sendiri saat berkemah di kawasan wisata Posong, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung.

Keempat korban ditemukan pada Rabu (28/5) sekitar pukul 15.45 WIB sore. Mereka merupakan satu keluarga.

Yakni Muhamad Ali Munawar, 52, yang merupakan ayah dan istrinya Maghfirah, 43. Dua korban lainnya adalah AEH, 16, dan BAH, 21, merupakan anak.

Baca Juga: Proses Otopsi Selesai, Jenazah 4 Orang Sekeluarga yang Tewas di Kawasan Wisata Posong Temanggung Dipulangkan Ke Rumah Duka

Kasat Reskrim Polres Temanggung Iptu I Komang Mahendra Deputra mengatakan, pihaknya bersama tim identifikasi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). 

Saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung. Bahkan, dilakukan penyelidikan lanjutan oleh Polda Jawa Tengah di TKP.

Komang mengatakan, empat korban yang meninggal dunia, merupakan satu keluarga. Mereka diketahui sedang berwisata.

"Mereka berwisata dan menempati tenda glamping di lokasi itu," katanya Kamis (28/5).

Kronologi kejadian, keluarga tersebut tiba di lokasi wisata pada Selasa (26/5) sekitar pukul 21.05 WIB.

Mereka menggunakan mobil Honda Jazz dan menempati tenda glamping di lokasi wisata tersebut.

Baca Juga: Kasus Kematian 4 Orang Sekeluarga Asal Ambarawa saat Camping di Kawasan Wisata Temanggung, Keluarga Korban Bilang Begini

Diketahui, saat malam hari, sekeluarga tersebut melakukan pesta barbeque. Indikasi tersebut terlihat dari sisa makanan dan beberapa alat panggang yang diletakkan di teras glamping.

Selanjutnya, keesokan paginya, Rabu (27/5), sekitar pukul 09.00 WIB, petugas pengelola wisata sempat mengantarkan sarapan ke tenda korban.

Namun saat dipanggil tidak ada jawaban dari dalam glamping. Selain itu, menu sarapan dari kawasan wisata tersebut masih terbungkus rapi.

Lalu, sekitar pukul 11.30 WIB, petugas kembali mendatangi tenda untuk mengingatkan jadwal check-out. Tetapi tetap tidak ada respons para korban.

Karena tidak ada jawaban, sekitar pukul 15.45 WIB petugas membuka tenda dan mendapati keempat korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

"Karena tidak ada jawaban, maka petugas membuka pintu dan terlihat keempat korban sudah meninggal dunia dan kaku di lokasi kejadian," jelas Komang.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kondisi tenda juga terlihat rapi.

Namun petugas menemukan adanya busa di mulut para korban serta posisi tangan korban dalam keadaan menggenggam.

Baca Juga: Suasana Rumah Duka 4 Orang Sekeluarga Asal Ambarawa yang Ditemukan Tewas di Kawasan Wisata Temanggung

“Untuk dugaan penyebab kematian kami belum bisa memastikan. Karena saat ini masih menunggu hasil otopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik terhadap makanan yang dibawa korban,” sambung Kasat Reskrim.

Menurut Komang, korban diduga sempat mengonsumsi makanan yang dibawa sendiri. Makanan tersebut berupa menu barbeque. 

Diketahui, menu tersebut terdiri dari kombinasi daging. Serta dimungkinkan terdapat frozen food.

Kendati begitu, sampel makanan sisa telah diamankan dan sedang diperiksa oleh Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah.

“Semua masih dalam pemeriksaan. Kami belum berani menyimpulkan apakah ini akibat keracunan (makanan) atau faktor lain,” tegas Komang.

Baca Juga: Identitas 4 Orang Sekeluarga Asal Ambarawa yang Tewas saat Camping di Kawasan Wisata Temanggung

Dalam kejadian ini, jenazah salah satu korban telah diautopsi oleh tim DVI Polda Jateng untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Komang membeberkan, atas kejadian ini polisi juga telah memeriksa sedikitnya empat saksi. Itu termasuk petugas pengelola lokasi wisata.

"Untuk lebih lanjut masih menunggu hasil pemeriksaan," tambah Komang.

Pantauan di lapangan, jenazah selesai diotopsi sekitar pukul 13.00 WIB. Kemudian dilakukan proses penyerahan dan prosedur lainnya.

Terlihat, keempat jenazah diantarakan menuju rumah duka sekitar pukul 14.27 WIB. (dev)

Editor : Baskoro Septiadi
#sekeluarga tewas #posong temanggung #KERACUNAN