Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Ini Dugaan Penyebab Kematian 4 Sekeluarga Asal Ambarawa saat Camping di Kawasan Wisata Temanggung

Devi Khofifatur Rizqi • Kamis, 28 Mei 2026 | 11:31 WIB
Suasana di kamar jenazah RSUD Temanggung saat sedang dilakukan otopsi keempat korban wisatawan. DEVI KHOFIFATUR RIZQI/ JAWA POS RADAR SEMARANG
Suasana di kamar jenazah RSUD Temanggung saat sedang dilakukan otopsi keempat korban wisatawan. DEVI KHOFIFATUR RIZQI/ JAWA POS RADAR SEMARANG

RADARSEMARANG.ID, Temanggung - Dugaan sementara penyebab kematian empat wisatawan asal Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang ditemukan meninggal dunia di kawasan wisata di Kabupaten Temanggung, mulai terkuak.

Diduga, empat wisatawan yang merupakan satu keluarga tersebut mengalami keracunan makanan. Meski begitu, hal tersebut masih didalami aparat kepolisian melalui pemeriksaan laboratorium forensik dan autopsi.

Keempat korban diketahui merupakan satu keluarga, yakni MAM, 52, seorang pedagang, M, 43, ibu rumah tangga, serta dua anak mereka, AEH, 17, dan BAH, 21, keduanya berstatus pelajar. Mereka merupakan warga Desa Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Kasat Reskrim Polres Temanggung, Iptu I Komang Mahendra Deputra, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan dan belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian para korban.

Baca Juga: Polisi Bilang Begini Soal 4 Orang Sekeluarga Asal Ambarawa yang Tewas saat Camping di Kawasan Wisata Temaggung

“Pemeriksaan masih berjalan, jadi kami belum bisa menyampaikan lebih spesifik. Saat ini kami masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium terhadap makanan yang dibawa korban,” ujarnya, Kamis (28/5).

Dari hasil penyelidikan awal, keluarga tersebut menginap di tenda camping. Mereka tiba di lokasi glamping pada Selasa (26/5) sekitar pukul 21.05 WIB, menggunakan mobil Honda Jazz putih. 

Keesokan harinya pada Rabu (27/5), petugas lokasi wisata sempat mengantarkan sarapan sekitar pukul 09.00 WIB. Namun saat pintu tenda diketuk, tidak ada jawaban dari dalam.

Baca Juga: Identitas 4 Orang Sekeluarga Asal Ambarawa yang Tewas saat Camping di Kawasan Wisata Temanggung

Petugas kembali mendatangi tenda sekitar pukul 11.30 WIB untuk mengingatkan waktu check-out dan melakukan persiapan pembersihan.  Namun kondisi tetap sama, sementara makanan yang diantar masih utuh. Itu berada di luar kamar glamping.

Kecurigaan muncul ketika hingga sore hari tidak ada respons dari penghuni tenda. Sekitar pukul 15.45 WIB, petugas akhirnya membuka tenda dan mendapati keempat korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

“Hasil olah TKP menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan awal mengarah pada keracunan, ditambah ditemukan busa di mulut korban. Namun ini masih menunggu hasil pemeriksaan resmi,” jelas Komang.

Polisi menyebut korban diduga sempat mengonsumsi makanan barbeque yang dibawa sendiri dari rumah. Sampel makanan tersebut kini telah diamankan untuk diperiksa di Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah.

Jenazah salah satu korban telah diautopsi oleh tim DVI Polda Jateng di RSUD Temanggung sebagai bagian dari penyelidikan. Proses otopsi dimulai pukul 08.00 pagi.

Baca Juga: Kronologi 4 Orang Sekeluarga Ditemukan Tewas saat Menginap di Kawasan Wisata Temanggung

Sementara polisi telah memeriksa sedikitnya empat saksi. Termasuk petugas pengelola wisata yang pertama kali menemukan para korban.

Hingga kini, Satreskrim Polres Temanggung masih terus mendalami kasus tersebut guna memastikan penyebab pasti kematian empat wisatawan asal Ambarawa tersebut. (dev)

Editor : Baskoro Septiadi
#empat orang tewas #temanggung #KERACUNAN