Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Baru Setengah Jadi, Pembangunan KDMP Desa Kaloran Temanggung Dihentikan Sementara

Devi Khofifatur Rizqi • Senin, 25 Mei 2026 | 16:23 WIB
Penampakan KDMP Desa Kaloran yang dihentikan sementara mengenai progres pembangunan fisiknya, Senin (25/5). DEVI KHOFIFATUR RIZQI/ JAWA POS RADAR SEMARANG
Penampakan KDMP Desa Kaloran yang dihentikan sementara mengenai progres pembangunan fisiknya, Senin (25/5). DEVI KHOFIFATUR RIZQI/ JAWA POS RADAR SEMARANG

 

RADARSEMARANG.ID, Temanggung - Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Dusun Kauman, Desa Kaloran, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, dihentikan sementara. 

Hal tersebut disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 0706/Temanggung Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, di Markas Kodim Temanggung, Senin (25/5).

Baca Juga: Pertalite Dibatasi untuk Mobil di Atas 1.400 CC Mulai 1 Juni 2026? Ini Penjelasan Pertamina

Diketahui, progres pembangunan fisik KDMP di desa tersebut sudah setengah jadi. Pantauan di lapangan, bangunan koperasi bercat putih itu sudah berdiri di lapangan desa alias tanah kas desa dan sebagian di akses jalan.

Namun, belum ada finalisasi termasuk atap untuk keseluruhan maupun pintu kaca dan kelengkapan lainnya.

Komandan Kodim 0706/Temanggung Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho mengatakan, penghentian sementara dilakukan atas permintaan pemerintah pusat.

Itu melalui jalur koordinasi birokrasi sambil menunggu keputusan pemerintah daerah mengenai penataan akses jalan alternatif bagi warga.

“Pembangunan ini sementara dihentikan dulu sampai ada keputusan lebih lanjut terkait penyelesaian jalan alternatif. Ini bagian dari proses koordinasi agar persoalan di masyarakat bisa terselesaikan,” ujarnya usai jumpa pers di Makodim Temanggung Senin (25/5).

Baca Juga: 7 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal untuk Pemula, Nyaman Dipakai dan Ramah di Kantong

Pembangunan KDMP di Desa Kaloran telah dilaksanakan sesuai prosedur. Penentuan lokasi dilakukan melalui musyawarah desa dan lahan diserahkan secara resmi oleh pemerintah desa.

Namun, dalam pelaksanaannya muncul persoalan. Itu karena bangunan berdiri di area yang bersinggungan dengan jalan umum yang menjadi akses utama warga. Kondisi ini memicu protes masyarakat hingga viral di media sosial.

Menindaklanjuti keluhan tersebut, Dandim Temanggung bersama pemerintah desa dan unsur terkait bergerak cepat menyiapkan jalan alternatif baru.

Hermawan menyebut, di depan bangunan KDMP Desa Kaloran, sedang dibangun jalan alternatif sepanjang 80 meter dengan lebar 4 meter. 

"Jalan ini lebih representatif dibanding jalan sebelumnya yang lebarnya hanya 3 meter,” ujarnya.

Baca Juga: Raih Anugerah Pendidikan Indonesia 2026, Inggit Soraya Perkuat Pendidikan PAUD Berkualitas di Kota Magelang

Menurut Hermawan, pembangunan jalan alternatif dilakukan melalui karya bakti bersama TNI, aparat desa, dan masyarakat. Jalan tersebut nantinya akan diaspal untuk memastikan mobilitas warga tetap lancar dan aman.

"Sudah dua hari saya kira mengenai pembangunan alternatif jalan baru itu," katanya.

Selain pelebaran jalan, desain akses baru juga dibuat lebih landai dengan sedikit belokan di depan bangunan KDMP. Bahkan, akan dipasang kaca (cembung) tikungan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

“Kami ingin masyarakat tetap aman dan nyaman. Karena kebutuhan utama warga adalah akses jalan, maka itu yang kami dahulukan penyelesaiannya,” kata Dandim.

Meski pembangunan fisik koperasi dihentikan sementara, Hermawan memastikan program KDMP di Desa Kaloran tetap akan dilanjutkan setelah persoalan akses selesai. 

Ia menegaskan keberadaan koperasi tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

“Koperasi ini nantinya menjadi wadah ekonomi masyarakat desa, mulai dari distribusi hasil pertanian hingga pengembangan usaha desa. Jadi program tetap berjalan, hanya menunggu penyelesaian persoalan di lapangan,” tandasnya.

Saat ini, proses penyelesaian masih menunggu hasil komunikasi lanjutan antara pemerintah daerah, DPRD, dan pihak terkait. Supaya pembangunan dapat dilanjutkan tanpa menimbulkan polemik baru di tengah masyarakat.

Baca Juga: SMPIT-SMAIT Bina Amal Semarang Raih Anugerah Pendidikan Indonesia 2026: Sabet Kategori Sekolah Berbasis Inovasi Lingkungan dan Sains

"Kami masih komunikasi sambil menunggu hasil keputusan DPR dan pihak Pemda," tandas Hermawan.

Sebelumnya, Lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang berada di Dusun Kauman, Desa Kaloran, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung menuai protes warga. 

Diketahui, sebagian bangunan koperasi tersebut, berdiri di atas lapangan desa alias tanah kas desa. Lalu sebagian lagi berada di area jalan utama yang berstatus sebagai jalan kabupaten. Kondisi itu menyulitkan akses masyarakat dalam beraktivitas. (dev)

Editor : Baskoro Septiadi
#kaloran temanggung #KDMP #Koperasi Desa Merah Putih