Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Minim Sekolah Menengah, Pringsurat Temanggung Diusulkan Punya SMP Negeri Baru pada 2028

Devi Khofifatur Rizqi • Kamis, 29 Januari 2026 | 14:00 WIB

 

Ilustrasi AI
Ilustrasi AI

RADARSEMARANG.ID, Temanggung - Keterbatasan jumlah sekolah menengah pertama di Kecamatan Pringsurat, mendorong munculnya usulan pembangunan SMP negeri baru.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Temanggung mewacanakan pendirian SMP Negeri 3 Pringsurat. Hal tersebut guna menjawab kebutuhan layanan pendidikan bagi masyarakat setempat.

Selama ini sarana dan prasarana pendidikan, khususnya jenjang SMP, di wilayah Kecamatan Pringsurat belum maksimal. Hal ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Baca Juga: Rekomendasi Kuliner Khas Temanggung, Sajian Cita Rasa Lereng Sumbing-Sindoro

Selanjutnya, usulan pendirian sekolah baru tersebut muncul dari aspirasi warga dan pemerintah kecamatan. Mereka ingin pemerataan akses pendidikan.

“Rencananya kita akan membangun SMP Negeri 3 Pringsurat. Saya sudah berembug dengan wakil ketua dewan dan beberapa anggota dewan. Insyallah bisa kita kerjakan dan maksimal tahun 2028 sudah terealisasi,” ujar Bupati Temanggung Agus Setyawan, Kamis (29/1).

Agus menegaskan, pendidikan merupakan infrastruktur dasar yang harus dipenuhi. Itu karena menjadi fondasi kemajuan daerah dan negara.

Meski kondisi ruang fiskal daerah saat ini masih terbatas, pemkab tetap berupaya merealisasikan pembangunan sekolah tersebut secara bertahap.

"Dengan keterbatasan fiskal, kita harus optimistis agar pendidikan ini merata. Karena masyarakat yang di Pringsurat juga memiliki hak yang sama," tegasnya.

 Baca Juga: Nyadran Kramat Dusun Pete Temanggung Sembelih 94 Ekor Kambing, dari Nazar hingga Penghormatan Sejarah Mataram

Agus menyebut, pembangunan SMP Negeri 3 Pringsurat dilakukan secara bertahap. Sehingga, belum langsung dilengkapi seluruh fasilitas secara sempurna.

Namun, keberadaan bangunan awal diharapkan dapat menjadi embrio rintisan sekolah yang ke depan bisa dikembangkan lebih lanjut.

“Walaupun nanti fasilitasnya belum sepenuhnya lengkap, paling tidak sudah ada embrio rintisan SMP Negeri 3 Pringsurat. Kita mulai dari kebutuhan dasar seperti ruang kelas dan ruang guru, sehingga ketika ada dukungan lanjutan dari pemerintah pusat, kita sudah punya modal awal,” jelasnya.

Kendati begitu, saat ini pemerintah daerah sedang berupaya menyelesaikan status lahan. Agus turut meminta Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) bersama Pemerintah Desa Pingit untuk segera berkoordinasi terkait legalitas lahan. Itu supaya tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

"Yang paling penting soal status lahan harus selesai. Jangan sampai nanti ada persoalan mengenai hal ini," tegas Agus.

Diketahui, Kecamatan Pringsurat memiliki posisi strategis karena berada di jalur utama Yogyakarta–Magelang–Semarang. Wilayah ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Semarang dan Kabupaten Magelang.

 Baca Juga: TPG Akhirnya Cair Januari 2026, Ini Daftar Daerah yang Sudah Masuk Rekening Guru

Dengan pertumbuhan wilayah dan mobilitas penduduk yang tinggi, keberadaan SMP negeri baru dinilai penting untuk memperkuat layanan pendidikan bagi masyarakat setempat, terutama di wilayah perbatasan.

 

"Adanya SMP baru ini nantinya bisa memperkuat layanan pendidikan masyarakat," tandas Agus. (dev)

Editor : Baskoro Septiadi
#akses pendidikan #temanggung #Sekolah Baru #pemerataan pendidikan #agus gondrong