Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Polisi Selidiki Pengeroyokan Tiga Pemuda di Parakan Temanggung, Diduga Terkait Balap Liar

Devi Khofifatur Rizqi • Selasa, 27 Januari 2026 | 16:59 WIB

 

Ilustrasi AI
Ilustrasi AI


RADARSEMARANG.ID, Temanggung -  Peristiwa dugaan pengeroyokan terhadap tiga pemuda terjadi di wilayah Pertigaan Sari Ayam Parakan, Kabupaten Temanggung, Minggu (25/1/2026) dini hari.

Kejadian tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas balap liar yang berlangsung di lokasi kejadian.

 Baca Juga: Nyadran Kramat Dusun Pete Temanggung Sembelih 94 Ekor Kambing, dari Nazar hingga Penghormatan Sejarah Mataram

Kasat Reskrim Polres Temanggung AKP Didik Tri Wibowo menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB di Jalan Parakan–Kedu, tepatnya di depan sebuah showroom.

Saat itu, korban dikeroyok bersama dua temannya yang hend ke warung nasi goreng. Namun, nasib apes menimpanya.

“Korban bersama dua temannya saat itu hendak ke warung nasi goreng. Ketika berhenti di lokasi, sepeda motor korban ditabrak dari belakang oleh orang yang tidak dikenal hingga korban terjatuh,” jelas AKP Didik, Selasa (27/1).

Setelah terjatuh, korban justru dianiaya secara bersama-sama oleh sejumlah orang yang berada di sekitar lokasi. Ketiga korban kemudian mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut.

“Warga yang berada di pinggir jalan justru melakukan pengeroyokan terhadap korban dan dua temannya,” imbuh Didik.

 Baca Juga: Cerita Alwi Johan, Nebeng Ribuan Kilometer dari Temanggung Ke NTT hingga Akhirnya Bangun Rumah Belajar di Alor

Adapun identitas korban utama berinisial DA, 25, warga Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung. Dua korban lainnya masing-masing berinisial AC, 21, warga Kledung, dan ABS, 22, warga Parakan.

Akibat kejadian itu, ketiganya mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuh, antara lain kaki dan wajah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

AKP Didik menyebut, hingga saat ini para pelaku masih dalam pengejaran petugas. Korban tidak mengenal para pelaku sehingga proses identifikasi masih berlangsung.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan pengejaran. Saksi yang baru kami periksa ada tiga orang, yakni korban dan dua temannya,” ujarnya.

Kasus ini terungkap setelah ramai diperbincangkan di media sosial. Pihak kepolisian kemudian secara proaktif mencari korban karena sebelumnya tidak ada laporan resmi.

“Kami yang mendatangi korban dan menyarankan untuk membuat laporan di Polsek,” tambah AKP Didik.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Temanggung AKP Yosra Meidicta Mandung mengatakan, aksi dugaan balap liar di Pertigaan Sari Ayam tersebut masih dalam penanganan kepolisian.

Selain itu, pihaknya kolaborasi dengan Sat Reskrim Polres Temanggung untuk penanganan kasus ini.

 Baca Juga: Pencurian Gamelan Marak di Temanggung, Kelompok Kesenian di Ngadirejo Kehilangan Wilah Perunggu Senilai Rp50 Juta

"Satlantas terus melakukan upaya penanganan terhadap aksi balap liar yang kerap terjadi di wilayah Parakan dan sekitarnya. Itu meliputi preemtif, preventif, dan represif. Termasuk patroli rutin di lokasi-lokasi yang rawan dijadikan ajang balap liar," jelasnya.

Satlantas Polres Temanggung juga melakukan penindakan tegas berupa penilangan serta penyitaan kendaraan para pelaku balap liar guna memberikan efek jera.

"Tidak ada ruang untuk aksi balap liar. Kepolisian secara tegas akan melakukan penilangan serta penyitaan kendaraan bagi pelaku balap liar," tegasnya. (dev)

Editor : Baskoro Septiadi
#aksi balap liar #temanggung #tersangka #Pengeroyokan #Parakan #kriminal