RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Kebakaran hebat melanda Dusun Mbuntu, Desa Tempelsari, Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung, Kamis (14/1) pagi.
Sebanyak lima rumah warga dan satu unit sepeda motor hangus terbakar akibat dugaan korsleting listrik.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun 14 warga dari lima kepala keluarga terdampak.
Baca Juga: Minat Jadi Pekerja Migran di Temanggung Naik, 661 Warga Sudah Mendaftar
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Temanggung, Agus Sarwono, menjelaskan, laporan kebakaran diterima pukul 08.57 WIB.
Satu menit kemudian, petugas dari Pos Damkar Candiroto langsung diberangkatkan menuju lokasi.
“Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 09.25 WIB. Api sudah membesar dan menjalar ke beberapa rumah warga,” kata Agus.
Kebakaran bermula dari rumah milik Utomo 50, kemudian merembet ke rumah Tumari, 56, rumah kosong milik Daun, 54, hingga menjalar ke rumah Wagiran, 55, dan rumah milik Rabun (56).
Seorang warga yang pertama kali melihat api segera melaporkan kejadian tersebut dan memperingatkan warga sekitar.
Baca Juga: Embarkasi YIA Jadi Jalur Baru, Calon Jamaah Haji Temanggung Bakal Berangkat dari Yogyakarta
Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, terdiri dari satu armada Pos Candiroto, satu fire truck Mako Induk, dan satu unit water supply.
Total 12 personel Damkar Temanggung diterjunkan ke lokasi, dibantu aparat Polsek Tretep, Koramil, relawan, PLN, serta warga setempat.
“Proses pemadaman sempat terkendala karena armada dari Mako Induk mengalami pecah ban di wilayah Wonoboyo. Namun petugas tetap berupaya maksimal untuk mencegah api meluas,” jelas Agus.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.31 WIB. Dari kejadian tersebut, total luas bangunan yang terbakar mencapai sekitar 250 meter persegi dengan estimasi kerugian material sekitar Rp850 juta.
Meski demikian, petugas berhasil menyelamatkan empat bangunan permanen dengan nilai aset sekitar Rp2,2 miliar.
Agus Sarwono mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik. Ia juga mengingatkan warga agar segera menghubungi layanan pemadam kebakaran jika terjadi keadaan darurat.
“Damkar Temanggung siap melayani masyarakat selama 24 jam. Jika terjadi kebakaran atau kondisi darurat lainnya, segera hubungi layanan kami agar bisa ditangani lebih cepat,” tandasnya. (dev)
Editor : Baskoro Septiadi