Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Embarkasi YIA Jadi Jalur Baru, Calon Jamaah Haji Temanggung Bakal Berangkat dari Yogyakarta

Devi Khofifatur Rizqi • Selasa, 13 Januari 2026 | 13:14 WIB

 

Situasi calhaj asal Temanggung hendak berkonsultasi di layanan penyelenggaraan haji dan umroh, Selasa (13/1).
Situasi calhaj asal Temanggung hendak berkonsultasi di layanan penyelenggaraan haji dan umroh, Selasa (13/1).

 

RADARSEMARANG.ID, Temanggung - Calon jamaah haji (Calhaj) asal Kabupaten Temanggung pada musim haji 2026 akan menempuh jalur baru keberangkatan.

Mereka akan diberangkatkan melalui Embarkasi Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, seiring perubahan regulasi dan penataan ulang sistem penyelenggaraan haji nasional.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Temanggung, Eko Widodo, menjelaskan, perubahan ini tidak terlepas dari lahirnya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 sebagai perubahan atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.

Baca Juga: CPNS 2026 Masih Dikaji, Pemerintah Siapkan Skema Baru, Sekolah Kedinasan Jadi Prioritas

“Sekarang sudah ada kementerian khusus yang menangani urusan haji, yaitu Kementerian Haji dan Umrah. Ini diatur dalam PP Nomor 92 Tahun 2025,” ujar Eko di kantornya, Selasa (13/1).

Selain perubahan kelembagaan, regulasi baru juga mengubah mekanisme penghitungan kuota haji. Dari hal itu, Kabupaten Temanggung mendapatkan estimasi awal sebanyak 842 jamaah. Jumlah itu terdiri dari jamaah urut porsi dan jamaah prioritas lanjut usia.

Pada tahap pertama pelunasan biaya haji, sebanyak 646 jamaah Temanggung telah melunasi, atau sekitar 81–82 persen dari kuota. Karena masih tersisa sekitar 20 persen kuota nasional yang belum terisi, maka dibuka pelunasan tahap kedua.

“Di tahap kedua ini ada beberapa kategori, mulai dari jamaah gagal sistem, belum melunasi di tahap pertama, gagal verifikasi, sampai jamaah penggabungan,” jelas Eko.

Dari proses tahap kedua, lanjutnya, jamaah penggabungan asal Temanggung yang berhasil melunasi tercatat sebanyak 83 orang, ditambah jamaah cadangan sebanyak 90 orang.

Baca Juga: BPNT Susulan Rp600.000 Mulai Masuk KKS, Januari 2026 Jadi Titik Terang BPNT yang Sempat Tertunda

Secara total, jumlah jamaah Temanggung yang sudah melunasi pada tahap pertama dan kedua mencapai 866 orang atau sekitar 102 persen dari kuota awal.

“Biasanya selalu ada jamaah yang mundur karena sakit, meninggal, atau alasan lain. Dengan posisi 102 persen ini, kami optimistis semua kuota Temanggung bisa terisi,” katanya.

Seiring bertambahnya kuota di Jawa Tengah dan bergabungnya kuota Daerah Istimewa Yogyakarta, pemerintah membuka Embarkasi YIA sebagai embarkasi baru mulai musim haji 2026.

Embarkasi ini akan melayani jamaah dari DIY serta eks Karesidenan Kedu, termasuk Temanggung, Magelang, Wonosobo, dan Purworejo.

“Embarkasi Jogja ini baru pertama kali digunakan. Nantinya jamaah Temanggung juga akan masuk lewat YIA,” tandas Eko. (dev)

Editor : Baskoro Septiadi
#temanggung #Haji #calhaj #kuota haji #embarkasi #Kemenhaj