Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Trans Jateng Siap Melintas di Wilayah Temanggung Mulai 2027, Layani Rute ke Magelang dan Borobudur

Devi Khofifatur Rizqi • Kamis, 8 Januari 2026 | 13:33 WIB

 

Kepala Dishub Temanggung, Saltiyono Atmadji.
Kepala Dishub Temanggung, Saltiyono Atmadji.

RADARSEMARANG.ID, Temanggug – Pemerintah Kabupaten Temanggung mendukung rencana pengoperasian layanan transportasi massal Trans Jateng yang akan melintasi wilayah Temanggung pada 2027 mendatang. Hal ini dinilai memudahkan masyarakat mengenai kebutuhan moda transportasi.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Temanggung, Saltiyono Atmadji menjelaskan, pengoperasian layanan Trans Jateng saat ini masih tahap sosialisasi ke sektor pengusaha trayek.

Rute yang direncanakan akan menghubungkan Temanggung–Magelang–Borobudur. Kendati begitu, pemerintah provinsi telah melakukan survei awal terkait jalur dan titik pemberhentian di wilayah Temanggung.

 Baca Juga: Trans Jateng Koridor Temanggung-Magelang Beroperasi Tahun Depan, Dishub Tambah Rute Baru Lagi, Ini Jalurnya

“Di Temanggung sudah dilakukan survei, apakah nanti armada sampai Parakan atau cukup sampai kawasan Madureso atau Terminal Temanggung. Ini masih tahap awal dan belum ada keputusan final,” jelas Saltiyono saat ditemui di kantornya, Kamis (8/1).

Selain jalur utama, lanjut Saltiyono, operasional Trans Jateng juga akan melibatkan sistem angkutan pengumpan (feeder) dari berbagai arah, seperti jalur Wonosobo–Temanggung dan Sukorejo–Temanggung. Hal tersebut dinilai penting untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Menurut Saltiyono, hingga saat ini sosialisasi resmi masih dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan belum menyentuh masyarakat secara langsung.

Namun secara informal, provinsi telah mulai berdiskusi dengan para pengusaha transportasi dan pelaku usaha lokal terkait persiapan operasional.

 Baca Juga: Penumpang Trans Jateng Kini Dapat Membayar Memakai Qris

“Kami siap memfasilitasi, mulai dari penyediaan lokasi halte, pengaturan titik pemberhentian yang aman, sampai koordinasi pembangunan sarana prasarana pendukung,” ujarnya.

Saltiyono menilai, kehadiran Trans Jateng menjadi solusi atas kondisi armada angkutan umum di Temanggung yang sebagian besar sudah berusia tua. Bahkan, sejumlah armada kurang memenuhi standar kenyamanan transportasi massal modern.

“Dengan armada baru, ber-AC, bersih, jadwal pasti, dan tarif terjangkau, masyarakat akan lebih tertarik menggunakan angkutan umum. Ini sudah terbukti di daerah lain seperti Kendal,” katanya.

Terkait kekhawatiran sopir angkutan umum konvensional, Saltiyono menegaskan, sistem Trans Jateng justru membuka peluang kolaborasi.

Para sopir dan pengusaha angkutan tetap dapat terlibat dalam operasional, baik sebagai pengemudi, pengelola, maupun bagian dari sistem pendukung.

“Tidak dimatikan, justru dirangkul. Supir tetap bisa bekerja, bahkan tanpa harus kejar setoran. Sistemnya lebih tertib dan manusiawi,” jelasnya.

Sementara Diwantoro, 37, salah satu pengguna moda transportasi umum mengaku, pengoperasian Trans Jateng di wilayah Temanggung akan membantu aktivitas masyarakat. Terlebih, ia akan lebih hemat karena tarif Trans Jateng dinilai ramah di kantong.

 Baca Juga: KONI Salatiga Targetkan 50 Medali Porprov Jateng

"Setiap hari saya laju dari Temanggung ke Magelang karena kerja di sana. Bagi saya ini membantu, daripada berkendara sendiri setiap hari," ujarnya.

Diwantoro berharap, layanan Trans Jateng yang nantinya akan beroperasi bisa memudahkan akses masyarakat bepergian ke luar kota.

Termasuk warga Temanggung yang ingin berkunjung ke Magelang maupun daerah lainnya yang sudah terintegrasi dengan Trans Jateng. (dev)

Editor : Baskoro Septiadi
#temanggung #Trans Jateng #Dishub