Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Tingkatkan Produktivitas, BNI Bantu Alat Pengolah Kopi

Ima Chofidatul Imanah • Sabtu, 21 Desember 2024 | 20:43 WIB

 

BANTUAN  TJSL: BNI menyalurkan alat dan mesin pengolah kopi kepada Komunitas Petani Kopi di LMDH Wana Asri, Desa Kertosari, Jumo, Kabupaten Temanggung, Kamis (19/12).
BANTUAN  TJSL: BNI menyalurkan alat dan mesin pengolah kopi kepada Komunitas Petani Kopi di LMDH Wana Asri, Desa Kertosari, Jumo, Kabupaten Temanggung, Kamis (19/12).

RADARSEMARANG.ID, TEMANGGUNG - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) secara konsisten menyalurkan bantuan kepada masyarakat melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).

Kali ini, BNI menyalurkan bantuan alat dan mesin pengolah kopi kepada Komunitas Petani Kopi di LMDH Wana Asri, Desa Kertosari, Kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung, pada Kamis (19/12/2024). Bantuan ini termasuk dalam Program BNI Jejak Kopi Khatulistiwa (JKK).

Program BNI JKK merupakan upaya perseroan dalam mewujudkan ekonomi hijau bagi petani kopi yang berorientasi ekspor.

Dengan langkah dan tahapan edukasi, kurasi, inkubasi, business matching dan penggunaan solusi transaksi BNI.

Tujuannya pembentukan ekosistem finansial dari komoditas kopi rakyat dari hulu ke hilir dengan orientasi ekspor.

Regional CEO BNI Wilayah Yogyakarta, Ariyanto Soewondo Geni mengatakan  BNI JKK dengan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) kopi terbanyak adalah ekosistem Kopi Temanggung. Mencapai Rp 8,65 miliar atas 117 debitur.

“Melalui bantuan TJSL berupa alat dan mesin pengolahan kopi dalam program BNI JKK ini diharapkan dapat mendorong semangat produktivitas para petani kopi di Temanggung,” ujarnya.

Ariyanto menjelaskan, dalam program ini, BNI menggandeng Project Management Office (PMO) Kopi Nusantara Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Bagian dari program Makmur dalam membangun ekosistem yang mengutamakan petani dan mendukung kebangkitan industri kopi nasional.

Pemberian TJSL ini adalah wujud  nyata kepedulian BNI kepada masyarakat petani kopi.

Dan telah diapresiasi Kementerian BUMN dengan pemberian Gold Medal Kategori Creating Shared Value dalam ajang BUMN Corporate Communication and Sustainability Summit (BCOMMS) 2024.

“Harapannya dengan bantuan alat dan dan mesin pengolahan kopi, BNI ikut berkontribusi meningkatkan kapabilitas petani dalam mengolah kopi. Sehingga memiliki nilai jual yang lebih tinggi untuk menyejahterakan petani kopi,” pungkas Ariyanto.

Dalam penyerahan bantuan tersebut dihadiri oleh PMO Kopi & Kakao Nusantara KBUMN yang diwakili Deslaknyo Wisnu Hanjagi, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Temanggung Esti Dwi Utami mewakili Bupati Temanggung.

Regional CEO BNI Wilayah Yogyakarta Ariyanto Soewondo Geni, Ketua Puslitkoka yang diwakili Ari Wibowo, Perum Perhutani yang diwakili Erik Alberto.

Lalu dari PT. Pupuk Indonesia Holding Company (Persero) diwakili M. Abdul Hakim, Kadep TJSL Jamkrindo diwakili Nenden Pujiastuti serta Dept. Head of Business Incubation & Stakeholder Management BNI, Chandra Bagus Sulistyo. (ima/bis/lis)

Editor : Tasropi
#Bupati Temanggung #bank negara indonesia #CEO BNI #Jejak Kopi Khatulistiwa