RADARSEMARANG.ID, TEMANGGUNG - Sebanyak 540 siswa SMK Bhumi Phala (Mipha) Parakan, Kabupaten Temanggung, mengikuti lomba layang-layang di Embung Bansari, Kamis (24/8).
Guru pembimbing, Putri Mariana mengatakan, lomba tersebut merupakan bagian dari kegiatan fun camp selama dua hari. Pada lomba ini terdapat 108 layang-layang.
Siswa membuat sendiri layangan tersebut secara berkelompok, dengan ukuran dan model bermacam-macam.
Lomba ini bertema kearifan lokal dengan mengusung permainan tradisional. Kegiatan ini merupakan pembelajaran untuk membangun karakter pelajar Pancasila.
Sebab, dalam pembuatan layang-layang hingga menerbangkan memiliki nilai-nilai gotong royong, mandiri dan kreatif.
“Sekolah terus berupaya menerapkan pembelajaran di sekolah maupun di luar sekolah dengan cara yang menyenangkan. Sebagai media pembelajaran yang menyenangkan," katanya.
"Kita mencoba mengajarkan siswa kedisiplinan dengan cara yang menyenangkan, religius dengan cara menyenangkan, dan mengajarkan apapun dengan cara menyenangkan,” tambahnya.
Salah satu siswa, Indra Kurniawan mengaku senang dengan pembelajaran seperti ini. Karena tidak bosan dan bisa menangkap ilmu pembelajaran dengan mudah.
Bahkan melalui Lomba Layang-layang ini menuntut siswa untuk berkreatif dan juga saling bekerja sama dengan teman lainnya.
“Layang-layang ini kita buat bersama-sama. Kita membuat model burung hantu, karena kalau diterbangkan terlihat gagah. Modalnya kira-kira Rp 20 ribu dengan ukurannya 2,5 meter,” akunya. (din/lis)
Editor : Agus AP