RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Kebakaran terjadi di SD Negeri Jeketro, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, Kamis (3/8).
Peristiwa terjadi pada dini hari jam 00.30. Tempat parkir, gudang, satu kelas dan dua unit motor hangus.
Kondisi tempat parkir sekolah menghitam seperti arang. Beberapa material yang terbuat dari kayu sudah hangus terbakar.
Barang-barang juga terlihat tinggal separo dan abu basah berceceran di lantai. Satu ruang kelas juga ludes terbakar.
Hanya sisa lima kerangka kursi yang terbuat dari besi. Kayu kerangka atap ludes terbakar hingga atap bersih dan langsung terbuka tampak langit. Genting pecah berserakan di lantai.
Dua motor terbakar, hanya menyisakan kerangka. Satu motor terlihat di halaman sekolah, sementara motor lainnya berada jauh dari sekolah. Menurut warga, motor tersebut milik penjaga sekolah dan calon menantunya.
Kepala SD Negeri Jeketro, Juremi mengaku mendapat telepon bahwa sekolah terbakar pukul 00.30 dini hari. Lantas dia, menghubungi pemadam kebakaran.
Tiba di sekolah, api sudah padam. Namun, pemadam mengecek kembali untuk memastikan bahwa api sudah mati. Api padam sekitar pukul 01.30.
Dia menduga ada unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut. Namun karena sekolah belum memiliki CCTV, tidak bisa dicek lebih lanjut.
“Pintu rumah penjaga sekolah diikat dengan tali pramuka dari luar. Mungkin supaya sulit keluar. Sehingga penjaga butuh durasi untuk membuka pintu, lalu api sudah membara,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.
Usai berhasil membuka pintu, penjaga lapor kepada warga setempat. Sementara proses belajar mengajar diliburkan agar memudahkan penyelidikan.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hanya saja penjaga mengalami shock dan dibawa ke puskesmas. Atas kejadian tersebut kerugian ditaksir Rp 200 juta.
Kapolres Temanggung AKBP Ary Sudrajat membenarkan peristiwa tersebut. Tim inafis Polres Temanggung sedang bekerja sambil menunggu penyidikan lebih lanjut. (din/lis)
Editor : Baskoro Septiadi