RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Sebuah rumah di lingkungan Padangan, Kelurahan Temanggung 1, Kecamatan Temanggung ludes terbakar, Senin (31/7) siang.
Saat Jawa Pos Radar Semarang tiba di lokasi, kepulan asap telah cukup besar. Warga dan petugas pemadam kebakaran sedang berusaha memadamkan api. Warga ramai-ramai membantu.
Warga lainnya juga menyaksikan proses pemadaman api. Sebuah rumah ludes terbakar, sementara 2 rumah yang bedekatan mengalami kerusakan di tembok dan bagian atap.
Warga Siyamiyati mengatakan, pemilik rumah adalah Yosep, penghuni lainnya adalah istrinya dan mbah Dimyati yang berusia 70 tahun.
Mereka menggunakan tungku dengan kayu, diduga tungku tersebut lupa dimatikan. Sehingga api membesar hingga membakar rumah.
Siyamiyati yang berbeda RT, sudah mencium bau seperti ada benda yang terbakar dari pukul 08.30. Kebakaran mulai ketahuan sekitar pukul 12.00 dan api sudah besar.
Api membakar habis 1 rumah dan 2 lainnya terbakar bagian teras dan tembok sebelahnya. Yaitu milik Fima dan Kirdiyono.
“Pemilik rumah sedang tidak di rumah karena bekerja. Sementara istrinya sempat terlihat pingsan dan warga membawa ke tempat kakaknya. Kakaknya merupakan ketua RT setempat,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (31/7) siang.
Menurut dia, mbah Dim tadi di rumah dan sudah diselamatkan warga. Rencananya keluarga akan mengungsi.
Sekretaris Dinas Satpol PP Damkar, Totok Nursetyanto mengungkapkan, pihaknya mendapat laporan dari warga setempat sekitar pukul 12.47.
Personel pemadam kebaran langsung meluncur ke lokasi kejadian. Dugaan awal penyebab kebakaran adalah api dari tungku.
Kemudian, bangunan yang sudah reot terkena angin dan menimpa tungku tersebut. Api dari bawah kemudian merembet ke atas. Dia memperkirakan, kerugian kurang lebih mencapai Rp 300 jutaan.
“Di tempat ini yang bisa kami selamatkan kurang lebih 10 rumah kiri kanan. Kesulitannya adalah lokasi yang sempit,” ujarnya.
Totok menyebutkan, pihaknya menerjunkan sekitar 20 personel dan 7 mobil pemadam kebakaran agar cepat proses pendinginannya.
Pemadaman api kurang lebih memakan waktu sekitar 45 menit. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dan hanya kerugian material.
“Kondisi rumah lain yang terdampak mengalami rusak ringan. Karena kita berusaha menghambat api agar tidak merambat ke kiri-kanan. Kita bersihkan dulu dari jalur api supaya tidak merembet,” jelasnya. (din/bas)
Editor : Baskoro Septiadi