RADARSEMARANG.ID, TEMANGGUNG - Tim Penggerak PKK Kabupaten Temanggung kembali melakukan monitoring dan evaluasi (monev) kegiatan penurunan stunting.
Monev tersebut untuk memastikan keberhasilan program pemberian makanan tambahan (PMT). Hasilnya, program ini dinilai masih efektif mengatasi stunting.
Ketua TP PKK Kabupaten Temanggung Eni Maulani Saragih Al Khadziq mengatakan, monev yang dilakukan untuk memantau progres perkembangan anak-anak yang masuk dalam kategori stunting atau stunted, dan ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK) dalam program PMT.
Monev tersebut dilakukan di dua desa di Kecamatan Jumo, yakni Desa Gedongsari dan Desa Padureso.
"Kita tadi juga memberikan secara langsung makanan yang dimasak ibu-ibu satgas stunting tingkat desa untuk anak-anak dan ibu hamil yang mengalami KEK," ujarnya kepada Jawa Pos Radar Magelang.
Hasil monev, kata dia, terjadi kenaikan yang signifikan dalam hal pertumbuhan tinggi dan berat badan anak yang mendapat makanan tambahan yang sudah berjalan selama dua bulan.
"Semoga progres tersebut bisa terus berlanjut dan berkembang hingga 90 hari mendatang, " harapnya.
Eni menambahkan, menu PMT perlu terus diperbaharui dengan tidak mengurangi kadar gizi pada makanan tersebut.
"Tujuannya, untuk memperoleh menu dengan formula yang pas untuk anak-anak yang tidak mau atau hanya mau makan sedikit," katanya. (nun/aro)
Editor : Agus AP