Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Seribu Siswa SD Menari Kuda Lumping

Agus AP • Senin, 28 November 2022 | 16:40 WIB
Penari Paguyuban Kuda Kepang Turonggo Cipto Budoyo saat tampil di Lapangan Embung Wonolopo, Mijen, Semarang, Minggu (23/10) lalu. (Ester Claudia Pricilia/Jawa Pos Radar Semarang)
Penari Paguyuban Kuda Kepang Turonggo Cipto Budoyo saat tampil di Lapangan Embung Wonolopo, Mijen, Semarang, Minggu (23/10) lalu. (Ester Claudia Pricilia/Jawa Pos Radar Semarang)
RADARSEMARANG.ID, Temanggung - Seribu siswa SD se-Temanggung serentak menari jaran kepang atau kuda lumping di Alun-alun Temanggung Minggu (27/11). Tarian kuda lumping sudah mengalir dalam DNA masyarakat Temanggung.

Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq mengatakan, pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk menampilkan kuda lumping sebagai kesenian khas Temanggung. Populasi seni kuda lumping di masyarakat Temanggung sangat banyak. Bahkan, setiap desa memiliki kelompok kesenian kuda lumping. Orang Temanggung, meskipun tidak berlatih, begitu mendengar suara gamelan pasti bisa dan langsung ikut menari.

“Kuda lumping itu sudah mengalir di dalam darah masyarakat Temanggung, mengalir dalam DNA. Beberapa hari lalu sudah kita adakan lomba kuda lumping untuk pelajar. Sekarang, kita tampilkan di Alun-alun sebagai puncak peringatan HUT Temanggung. Seribu lebih penari kuda lumping tampil bersama para seniman, budayawan, tetua adat, dan tokoh masyarakat," katanya.

Khadziq berharap, kegiatan seni kuda lumping harus dilestarikan dan dijadikan sebagai identitas lokal yang akan menasional di seluruh Indonesia. “Hal ini sudah menjadi komitmen bersama. Semua peserta berikrar bahwa kuda lumping akan menjadi identitas lokal Temanggung untuk memperkaya kebudayaan nasional Republik Indonesia,” harapnya.

Al Khadziq beserta jajarannya tak ketinggalan ikut menari kuda lumping bersama. Baginya, pengalaman menari kuda lumping sangat nikmat. (din/ton) Editor : Agus AP
#Alun-alun Temanggung #DNA masyarakat Temanggung #Bupati Temanggung #siswa SD se-Temanggung