Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Selamat Hari Seniman Internasional Tanggal 25 Oktober, Ini Deretan Pelukis Indonesia yang Nama dan Karyanya Mendunia

Falakhudin • Jumat, 25 Oktober 2024 | 15:42 WIB
Sejumlah pengunjung terkesima menikmati lukisan karya pelukis Hartono di Soesman Kantor Kota Lama Semarang.
Sejumlah pengunjung terkesima menikmati lukisan karya pelukis Hartono di Soesman Kantor Kota Lama Semarang.

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang — Bulan Oktober merupakan bulan yang memiliki berbagai hari penting.

Masyarakat pada bulan Oktober ini memperingati berbagai hari penting yang mengingatkan pada nilai-nilai budaya, sejarah, dan kemanusiaan.

Tanggal 25 Oktober 2024 jatuh pada hari Jumat. Tanggal ini diperingati sebagai Hari Seniman Internasional. 

Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Umumkan Nama Menteri Kabinetnya: Kabinet Merah Putih

Baca Juga: Daftar Menteri Koordinator Menko Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto

Baca Juga: Ini Daftar 48 Nama Menteri dan Kepala Lembaga Presiden H Prabowo Subianto dalam Kabinet Merah Putih

Selain itu, terdapat pula peringatan dan perayaan lain pada hari ini. 

Hari Seniman Internasional Setiap tanggal 25 Oktober diperingati sebagai Hari Seniman Internasional.

Hari ini dibuat untuk menghormati dan menghargai hasil karya para seniman di seluruh dunia. 

Selain itu juga untuk mendukung perkembangan seni. Ide adanya hari ini muncul dari seorang seniman asal Kanada bernama Chris MacClure.

Ia ingin agar para seniman di dunia bisa diberi penghargaan dan pengakuan oleh dunia. 

Tanggal 25 Oktober dipilih karena bertepatan dengan tanggal lahir salah satu seniman ternama yaitu Pablo Picasso.

Pablo Picasso adalah seorang seniman asal Spanyol yang dianggap merevolusi dunia seni di abad ke-20. 

Adapun cara merayakan Hari Seniman Internasional dilakukan dengan bermacam-macam. 

Baca Juga: GRATIS! Download Foto Presiden H Prabowo Subianto - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Periode 2024-2029 dan Peraturan Pemasangannya

Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Lantik 55 Wakil Menteri di Kabinet Merah Putih, Ini Nama-namanya

Baca Juga: Sejarah, Tujuan, Pengertian dan Alasan Pemerintah Menetapkan Hari Santri Nasional 22 Oktober

Bisa dengan membeli karya seni, mengunggah karya seni ke sosial media dan lainnya.

Jika dilihat menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, seni berarti keahlian membuat karya yang bermutu (dilihat dari segi kehalusannya, keindahannya, dan sebagainya). 

Arti seni di KBBI juga merupakan karya yang diciptakan dengan keahlian yang luar biasa, seperti tari, lukisan, ukiran.

Berikutnya, coba kita lihat dari sisi bahasa Inggris. 

Kata “art” berarti ekspresi atau aplikasi keterampilan kreatif dan imajinasi manusia, yang dihasilkan dalam bentuk visual, serta kecantikan dan kekuatan emosionalnya dapat diapresiasi. 

Asal usul kata “seni” dalam bahasa Indonesia adalah kata “sani” dari bahasa Sansekerta, yang berarti pemujaan, persembahan, dan pelayanan. 

Sementara kata “art” dalam bahasa Inggris berasal dari kata “artem” dalam bahasa Latin yang berarti keterampilan, yang biasanya digunakan untuk menjelaskan kualitas atau ekspresi sesuatu yang indah atau sangat penting.

Seni adalah keahlian membuat karya yang bermutu (dilihat dari segi kehalusannya, keindahannya, fungsinya, bentuknya, makna dari bentuknya, dan sebagainya), seperti tari, lukisan, ukiran.

Seni meliputi banyak kegiatan manusia dalam menciptakan karya visual, audio, atau pertunjukan yang mengungkapkan imajinasi, gagasan, atau keprigelan teknik pembuatnya, untuk dihargai keindahannya atau kekuatan emosinya.

Baca Juga: Sosok Profil Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, dari Imam Masjid menjadi Menteri Agama Indonesia

Ternyata, para filsuf dan orang-orang pintar dunia sudah melakukan perdebatan panjang dalam menentukan arti seni. 

Karena berdasarkan arti-arti di atas, menjelaskan tentang seni berarti juga harus menjelaskan apa itu prinsip estetika.

Tidak sedikit dari karya-karya pelukis Indonesia yang luar biasa bahkan diabadikan di museum ternama di luar negeri, diantaranya:

1. Raden Saleh

Saleh Sjarif Boestaman atau lebih dikenal sebagai Raden Saleh merupakan pelukis maestro Indonesia kelahiran Semarang.

Beberapa lukisan Raden Saleh yang fenomenal di dunia yaitu Penangkapan Diponegoro, Perburuan Rusa, dan Forest and Native House.

2. Affandi Koesoema

Cirebon juga melahirkan salah satu pelukis terkenal di dunia internasional, yaitu Affandi Koesoema. 

Ia telah melukis lebih dari 2000 lukisan yang sekarang diabadikan di Museum Affandi.

Tidak sedikit penghargaan yang Affandi terima dari lembaga dan pemerintah Eropa. 

Ia juga tergabung sebagai Anggota Dewan Penyantun di ISI Yogyakarta. 

Beberapa lukisan terkenal Affandi yaitu Badai Pasti Berlalu, Red Barong dan Rangda, Ibu, dan Potret Diri & Topeng-topeng Kehidupan.

Baca Juga: Profil K.H. Taj Yasin Maimoen, dari Santri untuk Negeri, Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah 2024-2029

Baca Juga: Free Download kalender 2025 Vektor: Lengkap Indonesia, Jawa dengan Weton, Neptu dan Bulan Hijriyah Islam

3. S. Sudjojono

Sindoedarsono Soedjojono atau lebih dikenal S. Sudjojono. 

Pelukis legendaris kelahiran Sumatera Utara ini merupakan seniman pertama yang memperkenalkan modernitas seni rupa Indonesia yang faktual sebagaimana kondisi Indonesia. 

Karena itu, S. Sudjojono pun dikenal sebagai pelukis realisme.

S. Sudjojono mengawali karier sebagai pelukis ketika mengikuti pameran pelukis Eropa di Bataviasche Kunstkring pada 1937.

Lukisannya memiliki ciri khas tersendiri, yaitu kasar dengan goresan dan sapuan bak dituang begitu saja secara alami ke kanvas.

Semangat melukisnya begitu berdedikasi. S. Sudjojono turut mendirikan Persatuan Ahli Gambar Indonesia (Persagi) sebagai tonggak awal seni lukis modern di Indonesia. 

Ia lalu mendirikan organisasi Seniman Muda Indonesia (SIM) bersama seniman Abdul Salam, Subidio, Sunindyo, dan Basuki Resobowo.

4. Basoeki Abdullah

Mempunyai nama lengkap Fransiskus Xaverius Basuki Abdullah, Basuki Abdullah adalah pelukis kenamaan asal Surakarta yang mendunia. 

Ciri khas lukisannya kental dengan sentuhan realis dan naturalis. 

Ia bahkan pernah mengalahkan 87 pelukis Eropa dan memenangkan sayembara melukis Ratu Juliana pada 1948.

Karya-karya Basoeki Abdullah didominasi oleh gaya potret, pemandangan alam, flora, dan fauna. 

Beberapa lukisannya yang terkenal di antaranya, Kakak dan Adik, Nyi Roro Kidul, dan Diponegoro Memimpin Pertempuran.

5. Agus Djaya

Agus Djaya merupakan pelukis terkenal Indonesia yang eksis di era pendudukan Jepang. 

Lewat dedikasi dan karya-karyanya, Agus Djaya telah memberi sumbangsih besar dalam perkembangan seni lukis di Indonesia.

Pelukis kelahiran Banten ini mulai serius di bidang seni lukis ketika mengenyam pendidikan di Akademi Seni Rupa Amsterdam, Belanda pada 1947-1949. 

Sepulangnya ke Indonesia, Agus Djaya mendirikan Persatuan Ahli Gambar Indonesia (Persagi) bersama pelukis lain, seperti S. Sudjojono.

Baca Juga: Mengenal Sosok Habib Husein Mutahar, Pengarang lagu 17 Agustus 45 Hari Merdeka Sekaligus Pendiri Paskibraka

Baca Juga: Do’a Kemerdekaan 17 Agustus yang Pernah Dibacakan KH Maemun Zubair di Peringatan HUT RI lengkap Arab, Latin dan Artinya

Baca Juga: Asal-Usul dan Makna Malam Tirakatan 17 Agustus, Ternyata Begini Sejarahnya

Ia pun menjabat sebagai ketua pertama organisasi tersebut.

Kepandaian menuangkan ekspresi pada lukisan, membuat Agus Djaya mendapat banyak pesanan lukisan dari pejabat dan bangsawan, termasuk dari Eropa dan Jepang.

Beberapa karyanya yang dikenal dunia yaitu, Godaan Waktu Bertapa dan Legong Winarta.

6. Jeihan Sukmantoro

Salah satu pelukis terkenal Indonesia yang memiliki karya unik yaitu Jeihan Sukmantoro. Pelukis kelahiran Boyolali ini identik dengan gaya realis. 

Jeihan dikenal sebagai pelukis potret manusia yang lebih suka menggunakan warna datar sederhana, namun sarat akan perpaduan alam mistik timur dan analitis barat.

Satu ciri khas yang membuat siapa pun akan langsung mengenali lukisan Jeihan, yaitu ‘mata hitam’ atau ‘mata cekung’.

Lukisannya memang diam, namun dengan titik ‘mata hitam’ tersebut membuat lukisan Jeihan menjadi kaya makna mendalam. 

Baca Juga: Baru Tahu, Ternyata Begini Struktur Organisasi Gerakan Pramuka

Baca Juga: Mengapa Hari Pramuka Diperingati Setiap Tanggal 14 Agustus? Ternyata Begini Sejarahnya

Baca Juga: Gratis Download Logo Hari Pramuka 2024 yang Diperingati Setiap Tanggal 14 Agustus, Intip Juga Sejarahnya Disini

Karena itu, Jeihan juga dijuluki Pelukis Si Mata Hitam.

Karena gaya lukisan Jeihan Sukmantoro yang jujur dan sarat makna, membuat ia juga disebut sebagai Pelukis Edan.

Bahkan ketika S. Sudjojono menjual lukisannya tidak lebih dari 2 ribu dolar di zaman dulu, Jeihan Sukmantoro membandrol lukisannya seharga 5 ribu dolar. 

Karena itulah, di zaman dulu orang kaya belum dianggap sebagai orang kaya jika belum memajang lukisan Jeihan Sukmantoro.

Jeihan telah menyelenggarakan pameran lebih dari 100 kali, baik di Indonesia maupun luar negeri. 

Baca Juga: Unik! Intip Keseruan Lomba Agustusan Wakul Gantung hingga Pasang Jilbab Segiempat Bapak-bapak di Sarowo Ungaran Timur

Baca Juga: Sejarah, Tujuan, Pengertian dan Alasan Pemerintah Menetapkan Hari Santri Nasional 22 Oktober

Baca Juga: Sukseskan Haul Solo Al Habib Ali Bin Muhammad Al Habsyi, Pemkot Siapkan 10 Lokasi Kantong Parkir, Ini Daftarnya

Salah satu lukisan Jeihan Sukmantoro yang fenomenal, yaitu Satrio Piningit. Kamu bisa melihat koleksi lukisannya di Museum Puri Lukisan Ubud, Bali.

Itulah pelukis terkenal Indonesia yang nama dan karyanya mendunia. Selamat Hari Seniman Internasional. (fal/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Arti seni #Nyi Roro Kidul #Sindoedarsono Soedjojono #Chris MacClure #Hari Seniman Internasional #Seniman Muda Indonesia #Pablo Picasso #Basoeki Abdullah #Jeihan Sukmantoro #Agus Djaya #Satrio Piningit #pelukis realisme #gaya realis #Saleh Sjarif Boestaman #Persatuan Ahli Gambar Indonesia #Pelukis Si Mata Hitam #Raden Saleh #Affandi Koesoema #Museum Puri Lukisan Ubud #ISI Yogyakarta