RADARSEMARANG.ID - Presentasi merupakan salah satu kunci untuk mendapatkan perhatian para audience.
Oleh, karena itu ada beberapa Langkah Menyusun Materi Presentasi dan cara agar kita bisa belajar untuk mengetahui contoh beberapa aplikasi yang cocok digunakan dalam langkah menyusun materi presentasi
Tak hanya itu saja, penggunaan power point juga bisa menjadi muatan materi penguat dan memukau bagi audiens serta bisa menjadi bahan yang terstruktur.
Lalu, bagaimana langkah menyusun materi presentasi serta aplikasi yang cocok digunakan untuk kalangan pelajar, karyawan maupun seorang pengusaha.
Nah dibawah ini ada beberapa solusi untuk mengisi materi agar memukau para audiens ;
Pertama, Pilih Topik Presentasi
Dalam pemilihan topik ini sangatlah penting sebab akan menentukan apakah presentasi yang dilakukan menarik bagi audiens.
Contohnya, Ketika melakukan presentasi dihadapan guru pendidik dengan topik “Penerapan Sepakbola Bagi Masyarakat”. Maka topik presentasi yang dibuat tidak membuat para audiens tertarik.
Kenapa? Karena pada saat itu, topik presentasi yang Anda sampaikan masih belum relevan dengan guru pendidik.
Kedua, Kenalilah Kebutuhan Audiens
Selanjutnya, Ketika ingin melakukan presentasi harap diperhatikan seluruh peserta atau audiens.
Yang mana harus diketahui terlebih dahulu usia mereka, Tingkat Pendidikan, rasio pria dan Wanita serta tanggung jawab pekerjaan mereka. Apakah sesuai dengan presentasi kita atau tidak.
Tingkat pengetahuan audiens pada topik presentasi yang akan disampaikan. Jangan sampai ketika berpresentasi tentang hal-hal yang sudah audiens ketahui.
Ketiga, tentukanlah tujuan dari presentasi
Setiap kali melakukan presentasi tentu ada tujuan yang ingin dicapai. Agar apa yang disampaikan menjadi informasi penting bagi para audiens.
Hal ini realistis untuk dicapai yang mesti harus mempertimbangkan apakah dengan durasi presentasi yang dilakukan audiens dapat mencapai apa yang ditargetkan.
Contoh tujuan presentasi dengan durasi waktu 15 menit adalah Audiens mengetahui cara menyusun isi presentasi.
Keempat, Tentukan Pesan Utama
Selama melakukan presentasi,materi yang diberikan minimal harus memberikan sebuah pesan utama yang menjadi bahan.
Agar, dalam kegiatan presentasi bisa membuat audeins ini mendapatkan ilmu yang bermanfaat, mudah diingat serta bisa memahami isi dari presentasi yang disampaikan.
Contoh, bisa berupa faka atau Tindakan.
Fakta adalah sesuatu yang Anda ingin audiens Anda ketahui. Sedangkan, Tindakan adalah sesuatu yang Anda ingin audiens Anda lakukan.
Kelima, Susun Isi Presentasi
Dalam hal ini, point-point penting dalam isi presentasi yang ingin disampaikan sehingga dapat tersusun dengan baik di pembuka maupun di penutup agar sesuai. Isi presentasi bisa berupa point utama dan point pendukung.
Point utama adalah point-point pokok yang ingin disampaikan untuk mendukung pesan utama.
Nah, namun ada beberapa struktur untuk menyusun point utama, yaitu :
Topikal : Struktur presentasi yang mengatur informasi menjadi sub topik.
Biner : Masalah-Solusi, Sebab-Akibat, Bandingkan-Kontras, Kerugian-Keuntungan.
Sequential : Kronologis, Demonstrasi (langkah 1, langkah 2, langkah 3).
Spasial : bagian yang berhubungan dengan keseluruhan, geografis.
Contoh point utama yang menggunakan struktur masalah dan solusi yang dimulai dengan manfaat dengan topik presentasi tentang keterampilan berbicara dan audiens
Sementara itu, point pendukung presentasi ditujukan untuk mendukung point utama.
Point pendukung yang disampaikan haruslah menjadi sumber energi bagi orang yang mendengarkannya.
Bukan hanya menambah pengetahuan bagi audiens, tetapi juga harus dapat menggerakan audiens untuk bertindak.
Keenam, Susun Pembukaan Dan Penutupan Presentasi
Ketika mengisi presentasi ciptakanlah situasi agar audiens membutuhkan materi yang disampaikan.
Untuk menyusun pembukaan presentasi,bahwa ada 3 P yang perlu dibuat, yaitu :
Pep (attention) : menarik perhatian audiens dengan pertanyaan, cerita, dan statistik mengejutkan.
Promise (benefit to audience) : meyampaikan apa manfaat yang didapat oleh audiens ketika mereka mendengarkan, menguasai dan mempraktekkan apa yang Anda presentasikan.
Path (preview of points) : point pratinjau yang berfungsi sebagai peta bagi audiens Anda untuk mendapatkan manfaat dari presentasi Anda. Contoh, 3 tips hidup sehat.
Sementara itu, penutupan presentasi merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan oleh seorang presenter.
Jika anda ingin melakukan suatu presentasi, maka Anda perlu bersungguh-sungguh menyiapkan penutupan presentasi.
Penutupan presentasi sama pentingnya dengan pembukaan presentasi.
Ketujuh, Buatlah Catatan Tentang Isi Pesan Dari Presentasi
Gunakanlah istilah script dan kata kunci. Script ialah sesuatu yang diinginkan di dalam presentasi dan dituliskan kata demi kata.
Sedangkan kata kunci yang dimaksud yakni satu kata yang dapat mengingatkan audiens tentang apa yang disampaikan oleh pemateri.
Kombinasi script dan kata kunci dapat berfungsi dengan baik, karena setiap metode memiliki kelebihan dan risiko yang berbeda.
Nah dibawah ini beberapa aplikasi penunjang presentasi yang akan dibuat, bisa di lakukan di mana saja, cara mudah sekali.
- FlowVella;
- SlideUpLift;
- Canva;
- Slidesgo;
- Prezi;
- Slides Carnival;
- Template Wise;
- Visme;
- Power Pointify;
- Slides Mania;
- Slides Model;
- All PPT;
- 24 Slides;
- Google Slides;
- Keynote;
- SlideDog;
- Venngage;
- Beautiful.ai;
- Slides;
- Zoho Show;
- Ludus; dan
- Vyond.
Demikianlah penjelasan mengenai bagaimana langkah menyusun materi presentasi serta aplikasi yang cocok digunakan untuk pemula.
Agar dalam melakukan presentasi para audiens dapat terhipnotis oleh materi yang diberikan. (dka/bas)
Editor : Baskoro Septiadi