RADARSEMARANG.ID - Perusahaan smartphone asal China, Meizu, baru saja mengumumkan akan menghentikan produksi smartphone mereka.
Keputusan tersebut disebutnya perubahan strategi bisnis besar bagi Meizu, dan berpotensi akan mempengaruhi pasar smartphone ke depan.
Selanjutnya Meizu akan fokus pada pengembangan AI (Aritificial Intelligence) atau kecerdasan buatan.
Dilansir dari laman Weibo, Meizu telah menyampaikan pengumuman tersebut melalui akun resminya.
Meizu menegaskan tekadnya untuk menitikberatkan pada pengembangan perangkat, layanan, sistem operasi (OS).
Selain itu juga pada teknologi yang memberikan prioritas pada pengalaman kecerdasan buatan bagi pengguna.
Perusahaan tersebut berencana untuk mengembangkan solusi AI yang mampu mengakses berbagai model bahasa besar (LLM) seperti yang dimiliki oleh OpenAI.
Dalam postingan di Weibo, perwakilan Meizu mengatakan “Di masa depan, Meizu akan membuat perangkat yang dapat membangun ekosistem AI dengan LLM yang populer di dunia, termasuk OpenAI”.
“Dan kami akan berkolaborasi untuk bersama-sama mengembangkan inovasi serta pengembangan AI," lanjutnya.
Meizu mengakui persaingan dalam teknologi smartphone telah membuat mereka berfokus pada pengembangan AI.
Sementara mereka akan menghentikan pengembangan dan produksi smartphone Android yang sedang berjalan, termasuk seri Meizu 21 Pro, Meizu 22, hingga Meizu 23.
Langkah tersebut menurutnya telah menandai transisi perusahaan ke arah pengembangan AI yang akan segera dimulai.
Meski demikian, Meizu tetap berkomitmen untuk memberikan dukungan produk smartphone mereka yang masih tersedia di pasaran.
Meizu berencana meluncurkan perangkat AI pertama mereka di tahun ini meski secara resmi belum mengumumkannya.
Namun, hal tersebut merupakan sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk solusi AI inovatif dan terintegrasi.
Editor : Baskoro Septiadi