Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Fitur Canggih ChatGPT Terkini Bisa Simpan Informasi Spesifik Pengguna, Begini Cara Memainkannya

Aris Hariyanto • Jumat, 16 Februari 2024 | 01:40 WIB
Ilustrasi Fitur canggih ChatGPT terkini.
Ilustrasi Fitur canggih ChatGPT terkini.

RADARSEMARANG.ID - Perusahaan OpenAI mengumumkan bahwa mereka sedang melakukan uji coba terhadap fitur canggih baru dari ChatGPT.

Fitur canggih tersebut diketahui dapat memungkinkan pengguna untuk meminta ChatGPT untuk menyimpan informasi spesifik.

Hal ini diungkapkan oleh perusahaan kecerdasan buatan tersebut melalui sebuah postingan blog mereka pada Selasa (15/2).

Secara otomatis, ChatGPT akan dapat menentukan informasi apa saja dari percakapan pengguna yang harus diingat.

Pada awalnya, OpenAI akan membuat fitur canggih ChatGPT untuk semua pengguna, baik yang gratis maupun berbayar.

Namun, OpenAI berencana akan meninjau feedback pengguna terlebih dahulu sebelum meluncurkannya secara lebih luas.

Fitur canggih ChatGPT ini menandai upaya terbaru OpenAI untuk membuat produknya menjadi lebih berguna.

Diketahui, terdapat 100 juta pengguna pada setiap minggunya yang telah dipersonalisasi dengan ChatGPT.

Perusahaan OpenAI mengungkapkan bahwa, pihaknya akan memberi tahu pengguna untuk mendapatkan akses ke fitur canggih tersebut.

Selanjutnya, pengguna akan diberikan opsi untuk menonaktifkan fitur yang diingat ChatGPT secara detail.

Itu artinya, pengguna dapat menghapus informasi detail yang telah disimpan oleh ChatGPT, baik untuk menghapus semuanya sekaligus, atau menonaktifkan opsi sepenuhnya.

Selain itu, pengguna juga bisa bertanya pada ChatGPT tentang informasi yang diingatnya dari hasil percakapan sebelumnya.

Meski demikian, ChatGPT berupaya mencegah pengguna untuk memberikan informasi pribadi yang bersifat sensitif, seperti kata sandi atau nomor paspor.

Hal tersebut dikarenakan fitur canggih ChatGPT ini dirancang untuk menolak menyimpan data semacam itu.

Informasi pengguna yang disimpan dalam memori ChatGPT akan diperlakukan sebagai data percakapan normal.

Liam Fedus, ilmuwan sekaligus peneliti yang bekerja pada ChatGPT dan GPT-4 mengatakan bahwa, fitur memori tersebut akan dapat menyimpan beberapa ribu data dari informasi tertulis.

Sementara itu, ChatGPT dikabarkan saat ini sedang menghadapi tantangan dengan semakin banyaknya saingan yang menawarkan chatbot sejenis.

Meski fitur canggih ChatGPT ini lebih rinci dan spesifik untuk setiap pengguna, hal tersebut dapat menimbulkan masalah privasi baru.

Namun demikian, fitur canggih ChatGPT ini merupakan cara yang efektif bagi OpenAI untuk menyesuaikan pengalaman setiap pengguna untuk mempertahankannya.

Editor : Baskoro Septiadi
#chatbot #ChatGPT #openai #fitur canggih #Kecerdasan Buatan