Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Diadakan Rutin Pada Bulan Suro, Inilah Makna dari Tradisi Sedekah Laut yang Diadakan oleh Nelayan Pesisir Tegal

Muchammad Nachirul Ichsan • Jumat, 12 Juli 2024 | 03:49 WIB
Tradisi Sedekah Laut
Tradisi Sedekah Laut

RADARSEMARANG.ID - Tegal merupakan salah satu daerah yang terletak di Pantai Utara Jawa, tak heran jika banyak penduduknya yang berprofesi menjadi nelayan.

Nelayan di Kota Bahari setiap tahunnya mengadakan sebuah tradisi sebagai rasa syukur atas hasil laut yang didapatkannya.

Tradisi tersebut dikenal dengan Sedekah Laut, umumnya rutin diadakan pada saat Bulan Suro pada kalender penanggalan Jawa.

Acara ini menjadi ciri khas tersendiri pada masyarakat pesisir khususnya oleh nelayan di Kota Tegal.

Sedekah laut sudah sejak lama muncul dan masih dipertahankan hingga saat ini sebagai agenda tahunan.

Inti pada tradisi ini adalah pada proses pelarungan Ancak yang berupa kepala kerbau yang diletakan pada miniatur kapal beserta sesaji lainnya.

Ancak tersebut kemudian bersama-sama diarak mengelilingi pesisit Tegal sebelum dilarungkan bersama-sama ketengah laut.

Meskipun sering dicap sebagai tradisi yang berbau mistis, namun sebenarnya banyak makna positif dibalik acara ini.

Bagi nelayan Tegal khususnya, dengan adanya tradisi ini menjadi ajang rasa syukur atas hasil laut yang selama ini didapatkan.

Selain itu bisa menjadi ajang silahturahmi antar nelayan di Kota Tegal dengan bergotong royong menyiapkan acara.

Pada tradisi ini juga diadakan beragam pesta dan hiburan rakyat yang bisa menjadi daya tarik bagi masyarakat umum.

Editor : Agus AP
#Bulan Sura #pesisir tegal #ancak #NELAYAN #larung sedekah laut #sesaji #tradisi masyarakat #tradisi sedekah laut #Hiburan rakyat