Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Geger Penemuan Mayat Perempuan di Saluran Irigasi Randugarut Semarang, Korban Diduga Meninggal karena Ini

Muhammad Hariyanto • Minggu, 21 Januari 2024 | 02:06 WIB
Polisi dan warga mengecek penemuan mayat di Randugarut Semarang.  (M  Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
Polisi dan warga mengecek penemuan mayat di Randugarut Semarang. (M Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Warga Randugarut Semarang digegerkan adanya temuan orang meninggal di tepi saluran irigasi sawah, Sabtu (20/1/2024) sekitar pukul 14.00.

Identitas korban diketahui bernama SA, 52, yang ternyata iistri etua RT setempat.

Informasi yang diperoleh, kali pertama yang mengetahui temuan ini adalah Ngatimin, warga Mangkang Wetan, yang sedang berjalan menyusuri di galeng persawahan.

Tujuannya, hendak menabur pupuk tanaman di lahan sekitaran lokasi kejadian.

"Tanpa sengaja melihat seseorang tidak dikenal yang sudah dalam keadaan tertelungkup di sungai irigasi sawahnya. Namun saksi tidak berani mendekat untuk," ungkap Kapolsek Tugu, Kompol Fajar Widiyanto kepada Jawa Pos Radar Semarang, Sabtu (20/1/2024).

Meski masih merasa penasaran, pria ini berinisiatif kembali ke perkampungan dan menyampaikan temuan ini ke Edi. Kemudian, diteruskan menghubungi petugas Polsek Tugu.

Kemudian dilanjutkan pengecekan ke TKP bersama warga dan Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas.

"Setelah dilakukan pengecekan, saksi ini mengenali bahwa identitas korban adalah isteri dari Ketua RT setempat," katanya.

Sebelum ditemukan meninggal, Awalnya korban keluar rumah dan menggembala kambing, keluar rumah sejak Jumat (19/1/2024).

Namun, setelah itu, pihak keluarga juga sempat kebingungan lantaran korban hilang dan tidak pulang. Sempat dilakukan pencarian hingga malam hari dan belum ditemukan.

"Korban ibu rumah tangga, dan membantu menggembala kambing di sawah, sekitaran rumahnya. Pagi sebelumnya, masih ikut PJN,"katanya.

Selanjutnya, korban dievakuasi ke rumah setelah membuat surat pernyataan menerima kejadian ini. Pihak Medis dari Puskesmas Karanganyar juga telah melakukan pengecekan.

Hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban.

"Keterangan dari suami yang bersangkutan, korban memiliki riwayat sakit tekanan darah tinggi dan jantung. Sebulan lalu baru kembali sembuh di rawat opname di rumah sakit. Penyebab meninggalnya korban diduga sakit," pungkasnya.(mha/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Irigasi #Meninggal #wanita