Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Tegas! Rektor UIN Raden Mas Said Beri Waktu 1x24 Jam, DEMA Harus Membatalkan Kerja Sama Sponshorship Pinjol

Agus AP • Selasa, 8 Agustus 2023 | 01:11 WIB
Konferensi pers yang digelar UIN Raden Mas Said Surakarta terkait komersialisasi data mahasiswa baru (maba) yang dilakukan DEMA dalam kegiatan PBAK guna mendapatkan sponsor dari aplikasi pinjol.
Konferensi pers yang digelar UIN Raden Mas Said Surakarta terkait komersialisasi data mahasiswa baru (maba) yang dilakukan DEMA dalam kegiatan PBAK guna mendapatkan sponsor dari aplikasi pinjol.

RADARSEMARANG.ID – Akhirnya Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta akhirnya mengeluarkan beberapa pernyataan secara resmi.

Hal tersebut sebagai respons atas berita yang berkembang di media massa dan media sosial terkait masalah sponsorship kegiatan festival budaya yang dikaitkan dengan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2023. 

Dalam pernyataan tertulis yang ditandatangani oleh Rektor UIN Prof Mudhofir tersebut menyatakan, bahwa pelaksanaan PBAK UIN Raden Mas Said Surakarta sudah dianggarkan dan dibiayai oleh kampus.

Pada pernyataan tersebut, Rektor juga membantah bahwa kegiatan Festival Budaya yang dilakukan oleh Dewan Mahasiswa (DEMA) dan Senat Mahasiswa (SEMA) UIN Raden Mas Said tidak ada kaitannya dengan PBAK dan dilaksanakan di luar PBAK.

“DEMA dan SEMA UIN Raden Mas Said Surakarta melangkah sendiri dalam melakukan penggalangan dana sponsorship dan tidak melaporkan terlebih dahulu kepala pimpinan universitas,” terangnya.

Selain itu, dalam pernyataan tertulis tersebut juga dijelaskan bahwa Pimpinan universitas telah melakukan pemanggilan dan teguran terhadap DEMA dan SEMA UIN Raden Mas Said. 

Maksud pemanggilan adalah untuk membatalkan kerjasama dengan pihak-pihak yang berpotensi merugikan lembaga dan mahasiswa dalam waktu 1 x 24 jam.

“Jika terjadi pelanggaran dalam praktik pencarian sponsorship oleh DEMA dan SEMA, akan diselesaikan oleh Dewan Kode Etik Mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta,” tulis pernyataan tersebut.

Sebelumnya, DEMA dan SEMA UIN Raden Mas Said Surakarta mengakui telah melakukan kerja sama dengan pihak sponsorship untuk mencari pendanaan kegiatan kampus.

Mereka meminta mahasiswa baru mendaftar aplikasi marketplace dan pinjaman online (pinjol).

DEMA dan SEMA UIN Raden Mas Said mengklaim kerja sama tersebut guna mencari pendanaan untuk kegiatan festival budaya yang tidak mendapatkan sokongan dana dari kampus.

Ketua DEMA Mahasiswa UIN Raden Mas Said Ayuk Latifah mengakui, memang kerja sama ini belum dikonfirmasi lebih lanjut dengan pihak kampus.

Ada tiga marketplace pinjaman online yang digandeng sebagai sponsorship untuk pendanaan kegiatan Festival Budaya 2023.

"Festival budaya ini merupakan kegiatan di luar PBAK. Jadi pendanaannya kami harus mencari sendiri. Dan ini sifatnya tidak mengikat,” ujar Ayuk. (ian/ap)

Editor : Agus AP
#dema #Senat Mahasiswa #pinjol #UIN Raden Mas Said #Dewan Mahasiswa #SEMA