RADARSEMARANG.ID, Sragen - Tim gabungan kembali melanjutkan pencarian satu keluarga yang tertimbun longsor di Dusun Secang, Desa Jetis, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen Senin (4/3/2024).
Dilansir dari radarsolo.com, Minggu (3/3/2024) malam, satu keluarga yang terdiri dari Lagiman, 66; Tarmi, 63 (kakek-nenek).
Berikutnya Darmadi, 39, (ayah) dan Nasa, 4, (cucu) sedang berkumpul di dalam rumah karena dusun setempat diguyur hujan.
Hujan dengan intensitas ringan-sedang yang mengguyur Desa Jetis terjadi sejak pukul 14.00.
Diduga, hujan cukup lama tersebut menyebabkan tanah perbukitan di sekitar rumah Lagiman labil dan akhirnya longsor.
Seketika, rumah Lagiman tertimpa material longsor yang terdiri dari tanah bercampur batu.
Empat anggota keluarga yang sedang berada di dalam rumah tak sempat menyelamatkan diri. Mereka tertimbun.
Material longsor juga berdampak pada 14 rumah lainnya. Para penghuninya mengungsi ke rumah kerabat yang lebih aman.
Sementara itu, pencarian satu keluarga yang tertimbun longsor dilanjutkan Senin sekira pukul 07.00.
"Satu unit rumah rusak berat akibat tanah longsor dari tebing setinggi 35 meter dan lebar longsoran 20 Meter," ujar Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sragen Giyanto.
Hasil pencarian tim gabungan, mereka menemukan Lagiman dengan kondisi luka-luka. Sedangkan Tarmi ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Untuk bapak-anak, Darmadi dan Nasa belum ditemukan. Material lumpur yang lengket menyulitkan proses pencarian keluarga Lasiman.
Ketua PMI Sragen dr. Ismail Joko Sutresno melalui laporan tim dari PSC 119 Sragen menjelaskan, kondisi Lagiman mengalami hematoma pada dahi dan lecet pada dahi.
"Korban yang masih tertimbun, satu orang diduga di bagian dapur dan dua orang di dalam kamar mandi. Satu korban berhasil di evakuasi pada pukul 20.00 atas nama Tarmi. Posisinya di bagian dapur," terangnya. (din/wa/bas)
Editor : Baskoro Septiadi