Mereka datang untuk bertemu Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat melakukan kegiatan Safari Ramadan 2023 ini.
Anak muda milenial ini datang secara rombongan. Ada yang dari daerah Kalijambe, Gondang, dan Pondokan.
Bahkan ada yang mengaku dari Madiun, Jawa Timur. Dalam pertemuan tersebut, AHY berdiskusi dan berdialog, mulai obrolan politik hingga dunia usaha. Dialog berlangsung hangat dan santai.
"Tadi dalam diskusi yang kita lakukan ada cukup banyak pertanyaan, yang intinya bagaimana generasi muda ini bisa terlibat lebih aktif lagi dalam politik Indonesia, termasuk dalam partai politik," ungkap putra sulung mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.
Muhlisin, salah satu pemuda sempat menanyakan bagaimana supaya kaum milenial bisa andil terlibat dan berkiprah dalam dunia politik.
Menurut penilaian Muhlisin, sekarang ini dunia politik banyak didominasi kalangan orang tua.
"Benar, ini berlaku di mana-mana. Anak muda itu tidak selalu melek politik. Mereka berisik dengan dunianya. Maka dari itulah kami mengajak generasi muda, termasuk malam ini, generasi muda di Sragen untuk semakin tergerak memahami politik," katanya.
Tak kalah pentingnya, AHY mengingatkan supaya generasi muda untuk andil, ikut terlibat aktif dalam dunia politik.
Tujuan dan harapannya untuk berkontribusi memberikan warna agar bisa membawa negeri Indonesia lebih sejahtera ke depannya.
"Itu sangat baik dan sangat ingin kita terus gelorakan agar anak muda tidak apatis. Kalau merasa memiliki kesiapan secara fisik dan juga pemikiran-pemikiran lainnya, mari bergabung dalam kegiatan-kegiatan politik ke depan," ajaknya.
AHY juga menyampaikan, memberikan ruang dan sekaligus mengidentifikasi potensi yang ada di Sragen, termasuk di daerah lainnya.
Menurutnya, banyak tokoh ataupun figur-figur muda, dan memiliki pemikiran terbaik untuk Indonesia. Meski demikian, AHY menegaskan, terjun dalam politik tentunya butuh kesiapan dan keberanian.
"Ada orang berani tetapi tidak punya kesiapan. Ada yang siap tapi gak berani. Harus dua-duanya. Pintar saja tidak cukup dalam politik. Dia terlebih dahulu harus berkorban, dia harus menyiapkan diri supaya bisa meraih peran-perannya," jelasnya.
"Partai Demokrat juga membuka peluang seluas-luasnya kepada para anak-anak muda untuk terjun dalam dunia politik maupun menjadi bagian pembangunan demokrasi di Indonesia. Ini sangat penting, demokrasi itu harus kita rawat. Dan mudah-mudahan 2024 menjadi ajang yang baik untuk kita semua," imbuhnya.
Ditanya kaitan politik dengan bisnis, AHY menyampaikan membangun usaha tentu tidak semudah yang dibayangkan.
Menurutnya, orang sukses belum tentu sekali jadi. Bahkan, ada yang berulang kali mencoba kegagalan dan sampai akhirnya sukses.
"Tentu dibutuhkan mental yang kuat. Kepada generasi muda, anak muda jangan pernah takut mencoba dan jangan pernah takut gagal. Kesalahan paling fatal adalah kalau kita tidak berani mencoba. Anak muda harus berani mumpung waktunya masih ada. Saya berharap, yang muda-muda ini masih memiliki idealisme dan semangat yang tinggi," katanya.
"Demikian juga dalam dunia politik, pasti pernah mengalami kalah, tapi tidak kemudian merasa kecil hati, dan tidak mau berbuat apa-apa. Kita harus lebih cerdas lagi, lebih kuat lagi menghadapi tantangan dan pada akhirnya kalau kita teguh, dan terus bersatu dalam perjuangan, dengan misi yang sama, mudah-mudahan bisa sukses," ujarnya. (mha/aro/ap) Editor : Agus AP