Bermain Rubber Game, Alwi Farhan Gagal ke Perempatfinal Korea Open 2026

Dhani Apriyanto • Dipublikasikan Jumat, 6 November 2026 | 05:32 WIB
Alwi Farhan gagal ke perempat final Korea Open 2026 usai takluk dari tunggal Chinese Taipei, Wang Po-Wei lewat pertarungan tiga gim 21-17, 23-25, 15-21.
Alwi Farhan gagal ke perempat final Korea Open 2026 usai takluk dari tunggal Chinese Taipei, Wang Po-Wei lewat pertarungan tiga gim 21-17, 23-25, 15-21.

RADARSEMARANG.ID - Tunggal putra andalan Indonesia Alwi Farhan gagal ke perempatfinal Korea Open 2026 setelah kalah rubber game dari wakil Chinese Taipei, Wang Po-Wei.

Alwi yang menempati unggulan keempat harus mengakui keunggulan Wang dengan skor 21-17, 23-25, 15-21.

Di gim pertama Alwi tampil cukup baik. Ia terus mendominasi permainan. Laga ditutup dengan skor 21-17.

Baca Juga: Revans atas Kim Joo Eun, Mutiara Lanjutkan Langkah 16 Besar Korea Open 2026

Alwi mendapat perlawanan alot dari Wang. Skor masih ketat hingga mendekati akhir set. Kesalahan dari Alwi membuat Wang merebut gim kedua 25-23. Laga berlanjut ke gim penentuan.

Di gim ketiga, Wang makin percaya diri. Ia menuntaskan gim ini dengan kemenangan 21-15 dan melangkah ke babak perempatfinal,

“Pastinya tidak cukup puas tapi tetap bangga dan bersyukur sudah mencoba apapun caranya walau saya rasa persiapan yang dibawa ke sini tidak begitu maksimal. Saya coba memanfaatkan dan memaksimalkan apa yang saya punya dan hari ini terasa saya tidak punya banyak opsi senjata melawan Wang Po-Wei,” ujar Alwi Farhan.

“Sebaliknya, dia mempunyai smash-smash yang kencang dan kurang bisa saya antisipasi. Ini kenyataan dan hasil yang harus saya terima, saya akan ambil positifnya dan memperbaiki negatifnya,” tambah Alwi.

Baca Juga: Tampil Dominan, Alwi Farhan Melaju ke Babak 16 Besar Korea Open 2026

Catatan utamanya adalah latihan cardio dan maintain badannya masih kurang, ini yang harus saya kejar lagi untuk turnamen pekan depan di Kumamoto,” ungkap Alwi.

Sementara itu, ganda putri Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine harus takluk dari unggulan keenam Jepang, Rui Hirokami/Sayaka Hobara.

Isyana-Rinjani sempat merebut kemenangan di gim kedua. Namun, akhirnya kalah rubber game 15-21, 21-17, 15-21 atas Rui-Sayaka.

“Setelah interval gim ketiga kami tidak sadar polanya melambat, tidak secepat di gim kedua atau awal gim ketiga. Poinnya sempat kejar-kejaran tapi ketika tersusul hawa kami makin turun, permainannya juga,” ungkap Isyana Syahira Meida.

Baca Juga: Singkirkan Unggulan Ketujuh Taiwan, Dhinda Lolos ke 16 Besar Korea Open 2026

“Hari ini kami belajar saat tersusul 2-3 poin harus cepat-cepat mengubah pola atau berpikir bagaimana caranya untuk bisa balikin lagi,” tambah Isyana.

“Alhamdulillah hari ini permainannya cukup baik. Kami cukup senang bisa bermain seperti sekarang. Sebenarnya semenjak di Kudus apa yang kami latih itu sudah keluar di pertandingan, ke depan semoga kami bisa terus lebih baik,” ujar Rinjani Kwinnara Nastine.

“Tampil di sini pun jadi pengalaman terbaik buat kami,” tambah Rinjani. (dan)

Editor : Baskoro Septiadi
Korea Open 2026 Wang Po-Wei Isyana Syahira Meida alwi farhan Rinjani Kwinnara Nastine