RADARSEMARANG.ID - Baru sekitar sepekan saling mengenal, Megawati Hangestri Pertiwi alias Megatron ternyata sempat merasa canggung saat bertemu kapten Hyundai Hillstate, Kim Da-in. Namun, suasana itu perlahan mencair. Seperti apa cerita perkenalan keduanya, dan bagaimana kedekatan tersebut berpotensi memengaruhi kerja sama mereka di lapangan?
Pengakuan Megawati menjadi perhatian menjelang kiprahnya bersama Hyundai Hillstate pada musim Liga Voli Korea 2026/2027. Meski baru mengenal Kim Da-in sekitar sepekan di tempat latihan, keduanya disebut mulai membangun kedekatan yang positif.
Megawati menceritakan proses adaptasinya dengan setter asal Korea Selatan tersebut. Ia menilai Kim Da-in sebagai sosok yang ramah sehingga komunikasi di antara mereka bisa terjalin dengan cepat.
Baca Juga: Megawati Hangestri Siap Tantang Hi-Pass dan GS Caltex, Tiket Semifinal Jadi Rebutan
Megawati Hangestri Sempat Canggung Bertemu Kim Da-in
Megawati mengakui bahwa perkenalan pertama dengan Kim Da-in sempat membuatnya merasa sedikit canggung. Perbedaan kebiasaan dan cara berinteraksi menjadi bagian dari proses adaptasi ketika bertemu rekan setim baru.
Dalam wawancara bersama konten Hyundai Hillstate, Megawati mengatakan bahwa Kim Da-in mudah diajak berbicara dan memiliki kepribadian yang bersahabat.
“Cepat banget (adaptasinya) dan karena Da-in eonni juga orang yang friendly banget ngajak ngobrol,” kata Megawati.
Sapaan “eonni” merupakan istilah dalam bahasa Korea yang digunakan perempuan untuk memanggil perempuan lain yang lebih tua atau sebagai bentuk sapaan akrab.
Megawati juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat merasa agak canggung pada awal perkenalan. Namun, situasi tersebut perlahan mencair seiring meningkatnya komunikasi di antara keduanya.
Ia bahkan menyebut bahwa meski baru sekitar sepekan bertemu, mereka sudah bisa mengobrol dengan lebih santai di luar aktivitas latihan.
Kim Da-in dan Megawati Mulai Bangun Kedekatan
Kim Da-in bukan sekadar rekan setim bagi Megawati. Ia merupakan setter sekaligus kapten Hyundai Hillstate yang memiliki peran penting dalam mengatur distribusi bola dan membangun serangan tim.
Sementara itu, Megawati dikenal sebagai opposite hitter yang mengandalkan kekuatan serangan untuk menghasilkan poin.
Kombinasi keduanya menjadi salah satu hal yang menarik untuk dinantikan pada musim baru. Kim Da-in akan bertugas mengatur umpan, sedangkan Megawati diharapkan mampu memaksimalkan peluang serangan yang tercipta.
Dalam permainan voli, komunikasi antara setter dan spiker menjadi faktor penting. Pemahaman mengenai tempo umpan, timing lompatan, serta arah serangan dapat membantu tim membangun permainan yang lebih efektif.
Karena itu, proses adaptasi Megawati dengan Kim Da-in tidak hanya berkaitan dengan kedekatan di luar lapangan, tetapi juga berpotensi berpengaruh terhadap koordinasi permainan.
Meski demikian, efektivitas kerja sama keduanya tetap perlu dilihat melalui penampilan Hyundai Hillstate dalam pertandingan.
Baca Juga: Taisei Marukawa Sudah Serahkan Dokumen Naturalisasi, Kapan Bisa Bela Timnas Indonesia?
Megawati Hangestri Hadapi Tantangan Baru di Hyundai Hillstate
Musim 2026/2027 menjadi babak baru dalam perjalanan Megawati di kompetisi voli Korea Selatan. Setelah sebelumnya memperkuat Daejeon Red Sparks selama dua musim, pemain Indonesia tersebut kini bersiap menjalani tantangan bersama Hyundai Hillstate.
Perpindahan klub membuat Megawati perlu menyesuaikan diri dengan rekan setim, sistem permainan, serta strategi pelatih Kang Sung-hyung.
Pengalaman tampil di V-League bersama Red Sparks menjadi modal bagi Megawati untuk menghadapi persaingan berikutnya. Namun, membangun chemistry dengan setter baru tetap menjadi bagian penting dari persiapan tim.
Kedekatannya dengan Kim Da-in menjadi salah satu perkembangan menarik menjelang dimulainya kompetisi reguler.
Chemistry Megatron dan Kim Da-in Dinantikan Penggemar
Penggemar voli Indonesia kini menantikan bagaimana kerja sama Megawati dan Kim Da-in akan berkembang di lapangan.
Keduanya memiliki peran berbeda tetapi saling berkaitan dalam membangun serangan Hyundai Hillstate. Jika komunikasi dan pemahaman permainan berjalan baik, kombinasi setter dan opposite tersebut dapat menjadi salah satu aspek penting dalam strategi tim.
Sebelum kompetisi reguler dimulai, Hyundai Hillstate juga dijadwalkan tampil di KOVO Cup 2026. Turnamen pramusim ini menjadi kesempatan untuk menguji kesiapan skuad sekaligus membangun koordinasi antarpemain.
Hyundai Hillstate dijadwalkan menghadapi Korea Expressway Hi-Pass pada Rabu, 14 Oktober 2026, pukul 17.00 WIB, kemudian bertemu GS Caltex pada Jumat, 16 Oktober 2026, pukul 17.00 WIB.
Kini, perhatian bukan hanya tertuju pada kemampuan Megawati mencetak poin, tetapi juga pada proses adaptasinya bersama rekan-rekan baru.
Setelah sempat canggung saat pertama kali bertemu Kim Da-in, perkembangan hubungan keduanya menjadi cerita menarik yang patut diikuti menjelang persaingan musim baru Liga Voli Korea. (sls)
Editor : Baskoro Septiadi