RADARSEMARANG.ID - Persaingan Liga Voli Korea 2026/2027 bukan hanya tentang kembalinya Megawati Hangestri Pertiwi. Ada pula Gyselle De La Caridad Silva Franco, mesin poin asal Kuba yang menjadi andalan GS Caltex Seoul KIXX.
Dengan postur 191 cm dan catatan impresif pada musim sebelumnya, Silva kembali menjadi salah satu sosok yang patut diperhitungkan dalam persaingan antarpemain asing di V-League.
Silva bukan sosok asing bagi pencinta voli Korea Selatan. Pemain yang dikenal dengan julukan Cuban Express ini merupakan salah satu mesin poin paling produktif di kompetisi voli putri Korea.
Baca Juga: Jadwal Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026: Megawati Hangestri Siap Beraksi 14 Oktober
GS Caltex telah memperpanjang kontrak Silva untuk musim 2026/2027. Keputusan tersebut menjadi bukti pentingnya peran sang pemain dalam menjaga kekuatan tim asal Seoul itu.
Profil Gyselle Silva, Pevoli Kuba dengan Tinggi 191 Cm
Gyselle Silva lahir di Santiago de Cuba pada 29 Oktober 1991. Berposisi sebagai opposite, ia memiliki tinggi badan sekitar 191 sentimeter yang menjadi salah satu modal untuk menjalankan tugas sebagai penyerang utama.
Posisi opposite memiliki peran penting dalam membangun serangan, terutama ketika tim membutuhkan tambahan poin melalui pukulan keras dari sisi kanan lapangan.
Dengan postur menjulang dan pengalaman panjang di kompetisi internasional, Silva memiliki bekal untuk tetap menjadi tumpuan GS Caltex dalam menghadapi ketatnya persaingan V-League.
Sebelum berkarier di Korea Selatan, Silva telah memperkuat sejumlah klub di berbagai negara. Perjalanannya di dunia voli profesional membawanya ke Azerbaijan, Turki, China, Filipina, Italia, Polandia, hingga Yunani.
Pengalaman lintas kompetisi tersebut membuat Silva terbiasa menghadapi berbagai gaya permainan dan karakter lawan.
Catatan Gyselle Silva di V-League Sulit Diabaikan
Kualitas Silva terlihat dari catatan statistiknya bersama GS Caltex dalam beberapa musim terakhir.
Pada musim debutnya, 2023/2024, Silva mencetak 1.005 poin dalam 36 pertandingan. Ia juga membukukan tingkat keberhasilan serangan keseluruhan sebesar 46,80 persen.
Produktivitas tersebut berlanjut pada musim 2024/2025. Meski sempat mengalami cedera pergelangan kaki, Silva mampu mengumpulkan 1.008 poin dalam 32 pertandingan.
Puncak penampilannya datang pada musim 2025/2026. Silva mencetak 1.083 poin dalam 36 pertandingan dan menjadi salah satu pemain kunci keberhasilan GS Caltex meraih gelar juara.
Ia juga meraih penghargaan MVP musim reguler dan MVP final. Catatan tersebut mempertegas statusnya sebagai salah satu pemain asing paling berpengaruh di Liga Voli Korea.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 2026 Kapan Cair? Cek Jadwal Oktober–Desember dan Nominalnya
Gyselle Silva dan Megawati Hangestri Jadi Sorotan
Kembalinya Megawati Hangestri ke V-League bersama Hyundai E&C Hillstate turut menambah daya tarik kompetisi musim 2026/2027.
Megawati sebelumnya memperkuat Red Sparks selama dua musim dan dikenal sebagai salah satu pemain yang mampu menghasilkan poin melalui serangan kerasnya. Kini, ia menghadapi tantangan baru bersama Hillstate.
Sementara itu, Silva tetap menjadi tumpuan GS Caltex. Perbedaan klub membuat keduanya berpotensi berhadapan sebagai lawan dalam pertandingan liga maupun turnamen pramusim.
Menariknya, Silva memberikan penilaian positif terhadap Megawati menjelang musim baru. Dalam laporan Seoul Economic Daily pada Oktober 2026, pemain asal Kuba itu menyebut Megawati sebagai pemain kuat dan mengaku senang sang pemain kembali tampil di Korea Selatan.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa pertemuan kedua pemain bukan sekadar persaingan memperebutkan poin, tetapi juga bagian dari daya tarik kompetisi yang mempertemukan para pemain asing berkualitas.
Tantangan Baru di V-League 2026/2027
Bagi Silva, mempertahankan konsistensi menjadi tantangan penting setelah sukses membawa GS Caltex meraih gelar juara pada musim sebelumnya.
Tim-tim pesaing tentu akan berusaha membaca pola serangan dan membatasi kontribusinya. Di sisi lain, GS Caltex membutuhkan produktivitas Silva untuk menjaga peluang mempertahankan gelar.
Megawati bersama Hyundai Hillstate juga akan menghadapi persaingan yang tidak mudah. Kehadiran pemain-pemain asing produktif seperti Silva membuat perebutan posisi teratas semakin menarik untuk diikuti.
Dengan pengalaman internasional, postur 191 cm, serta catatan lebih dari 1.000 poin dalam tiga musim beruntun, Gyselle Silva layak masuk dalam daftar pemain yang patut dipantau pada V-League 2026/2027.
Pertanyaannya, mampukah Silva kembali tampil dominan bersama GS Caltex, sementara Megawati berusaha menorehkan cerita baru bersama Hyundai Hillstate?. (sls)
Editor : Baskoro Septiadi