Atlet Jateng Sumbang 11 Medali di Asian Games 2026

Khafifah Arini Putri • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 21:26 WIB
Tim sepak takraw Jateng disambut kepulangannya di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang oleh Dispora, KONI Jateng, dan lain sebagainya.
Tim sepak takraw Jateng disambut kepulangannya di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang oleh Dispora, KONI Jateng, dan lain sebagainya.

 

RADARSEMARANG.ID - Atlet Jawa Tengah (Jateng) menorehkan catatan membanggakan di Asian Games 2026 Jepang. Dari 39 medali yang diraih Indonesia, 11 medali di antaranya merupakan kontribusi atlet-atlet Jateng. 

Sebanyak 40 atlet Jawa Tengah tercatat ikut memperkuat Indonesia pada ajang olahraga terbesar se-Asia tersebut. Kontribusi medali itu datang dari sejumlah cabang olahraga, mulai wushu, menembak, bulutangkis, panahan, sepak takraw hingga soft tenis.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Tengah Aria Chandra Destianto mengatakan prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi Jawa Tengah. Terlebih, sejumlah atlet yang tampil di Asian Games merupakan binaan BPPLOP Jawa Tengah.

Baca Juga: Nurisa Dian Ashrifah Ukir Sejarah, Sumbang Emas Pertama Panahan Indonesia di Asian Games 2026

"Suatu kebanggaan bagi kami terutama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bahwa atlet Jawa Tengah dapat turut serta menyumbangkan medali di event Asian Games di Jepang,” kata Aria  saat ditemui di Kantor Dispora Jateng, Senin (5/10).

Lebih lanjut kontribusi 11 medali tersebut terdiri dari dua perunggu dari cabang wushu. Kemudian satu perak dari menembak, satu emas dan satu perunggu dari bulutangkis, serta satu emas dari panahan.

Sementara dari sepak takraw, atlet Jateng menyumbangkan satu perak dan tiga perunggu. Satu medali perunggu lainnya berasal dari cabang soft tenis. 

Aria menjelaskan sebagai bentuk penghargaan jajaran Pemprov Jateng hingga KONI menyambut para atlet yang pulang dari Jepang. Hal ini terlihat ketika ia menyambut tim sepak takraw di Bandara Ahmad Yani Semarang. 

Empat atlet sepak takraw itu ialah Yudha Aswinatama, Frsica Kahrisma, Dini Mitasari, dan M. Ubaidur Rohman. Keempatnya membawa pulang empat medali. Masing-masing satu medali perak dari quadran event putra, serta tiga medali perunggu dari quadran event putri, tim regu putra, dan tim regu putri. 

Aria mengatakan, keempat atlet tersebut dijemput setelah tiba di Jawa Tengah. Dua atlet berasal dari Jepara, satu dari Demak, dan satu lainnya dari Banyumas. Ia menjelaskan setelah dari Jakarta, hanya tiga atlet yang disambut di Bandara, sebab satu atlet lainnya langsung pulang ke Banyumas.

"Kami jemput kebetulan mereka mendapatkan medali perak dan perunggu, ada yang beregu ada yang campur," ungkapnya.

Selain empat atlet sepak takraw, atlet panahan asal Jawa Tengah Nurisa Dian Ashrifah juga menjadi bagian dari kontingen Indonesia. Nurisa yang merupakan atlet asal Semarang berhasil meraih emas di cabor panahan.

Aria menyebut, Nurisa masih berada di Jepang bersama atlet Jateng lainnya. Kepulangan mereka masih menunggu konfirmasi.

“Nanti kepulangan apakah hari Rabu atau hari Kamis ini masih dalam konfirmasi. Karena juga pasti rencana, nanti kita akan sambut sebagai pahlawan olahraga Jawa Tengah,” ungkapnya.

Menurutnya capaian tersebut menunjukkan atlet Jawa Tengah mampu bersaing di level internasional. Prestasi para atlet juga menjadi hasil dari pembinaan olahraga yang dilakukan secara berkelanjutan. (kap)

Editor : Baskoro Septiadi
Asian Games 2026 Dinas Kepemudaan dan Olahraga atlet jateng JAWA TENGAH