RADARSEMARANG.ID - Megawati Hangestri Pertiwi kembali menjadi sorotan, bukan hanya karena kepindahannya ke Hyundai Hillstate, tetapi juga karena nilai kontraknya yang disebut mencapai sekitar Rp3,1 miliar per musim.
Memasuki musim 2026/2027, pevoli Indonesia berjuluk Megatron itu akan menjalani tantangan baru di Liga Voli Korea Selatan (V-League).
Perpindahan Megawati ke Suwon Hyundai E&C Hillstate resmi diumumkan manajemen klub pada 11 Mei 2026.
Transfer tersebut mengakhiri perjalanan dua musimnya bersama Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks sekaligus membuka lembaran baru dalam karier profesionalnya di Korea Selatan.
Baca Juga: Lutut Sempat Bermasalah, Megawati Hangestri Kini Bawa Kabar Baik Jelang Kembali ke Liga Voli Korea
Nilai Kontrak Megawati Diperkirakan Tembus Rp3,1 Miliar
Berdasarkan kisaran nilai kontrak pemain kuota Asia di V-League, Megawati diperkirakan menerima bayaran sekitar US$170.000 hingga US$180.000 untuk musim 2026/2027.
Jika dikonversikan menggunakan nilai rupiah yang menjadi dasar perhitungan, nominal tersebut berada di kisaran Rp2,97 miliar hingga Rp3,1 miliar per musim.
Angka tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan dua musim sebelumnya. Saat pertama kali bermain di V-League bersama Red Sparks pada musim 2023/2024, Megawati disebut memperoleh kontrak sekitar US$100.000.
Nilainya kemudian meningkat menjadi sekitar US$150.000 pada musim keduanya.
Kini, memasuki musim ketiga, nominal kontrak Megawati diperkirakan kembali naik ke level US$170.000-US$180.000.
Perjalanan Kontrak Megawati di Liga Voli Korea
Kenaikan nilai kontrak Megawati tidak terlepas dari mekanisme pemain kuota Asia yang diterapkan dalam kompetisi V-League di bawah Korea Volleyball Federation (KOVO).
Secara umum, pemain yang masuk melalui skema kuota Asia memperoleh nilai kontrak berdasarkan tahapan musim yang mereka jalani di kompetisi Korea Selatan.
Pada musim pertama, nilai kontrak berada di kisaran US$100.000. Nominal tersebut kemudian meningkat menjadi sekitar US$150.000 pada musim kedua, sebelum berpotensi mencapai US$170.000 atau lebih pada musim ketiga.
Perjalanan Megawati menjadi salah satu gambaran bagaimana skema tersebut berjalan.
Musim 2023/2024: sekitar US$100.000
Musim 2024/2025: sekitar US$150.000
Musim 2026/2027: diperkirakan US$170.000-US$180.000
Dengan demikian, nilai kontrak Megawati dalam tiga musim menunjukkan tren peningkatan seiring bertambahnya pengalaman dan kontribusinya di V-League.
Dua Musim Bersama Red Sparks Angkat Nilai Megatron
Megawati tidak datang ke Hyundai Hillstate sebagai pemain yang masih mencari pengalaman di Korea Selatan.
Selama dua musim membela Red Sparks, pemain asal Jember, Jawa Timur, tersebut berkembang menjadi salah satu pemain yang mendapat perhatian besar dari penggemar voli Korea dan Indonesia.
Pada musim pertamanya, Megawati turut membantu Red Sparks kembali bersaing di babak playoff setelah cukup lama tidak mencapai fase tersebut.
Performa tersebut membuat popularitasnya meningkat. Julukan Megatron pun semakin melekat setelah ia menunjukkan kemampuan menyerang yang konsisten dalam sejumlah pertandingan V-League.
Pada musim berikutnya, pencapaian Megawati bersama Red Sparks semakin meningkat. Tim asal Daejeon tersebut berhasil melangkah hingga partai final V-League.
Pengalaman dua musim itu menjadi modal penting bagi Megawati sebelum memasuki petualangan barunya bersama Hyundai Hillstate.
Mengapa Megawati Pindah ke Hyundai Hillstate?
Kepindahan Megawati juga tidak terlepas dari perubahan komposisi pemain Red Sparks untuk musim 2026/2027.
Red Sparks memilih mendatangkan outside hitter asal China, Zhong Hui, serta pemain asing Vanja Bukilic. Perubahan tersebut membuat posisi Megawati di klub sebelumnya tidak lagi menjadi pilihan utama untuk dipertahankan.
Situasi itu kemudian membuka jalan bagi Hyundai Hillstate untuk mendapatkan jasa Megatron.
Hyundai Hillstate membutuhkan tambahan kekuatan di sektor serangan dan pengalaman Megawati di V-League menjadi salah satu nilai penting.
Ia sudah memahami karakter permainan di Korea Selatan, termasuk pola blok, pertahanan, tempo pertandingan, serta tuntutan fisik yang tinggi.
Artinya, Hyundai Hillstate tidak sekadar mendapatkan pemain asing baru, tetapi juga merekrut sosok yang sudah terbukti mampu beradaptasi dengan atmosfer kompetisi V-League.
Duet Megawati dan Jordan Wilson Jadi Sorotan
Di Hyundai Hillstate, Megawati akan menjadi bagian dari komposisi serangan yang turut diperkuat outside hitter asal Amerika Serikat, Jordan Wilson.
Kombinasi keduanya menarik perhatian karena dapat memberikan lebih banyak pilihan serangan bagi Hyundai Hillstate.
Megawati sendiri telah memiliki pengalaman menghadapi berbagai karakter blok dan sistem pertahanan tim-tim Korea Selatan.
Sementara itu, kehadiran Wilson diharapkan menambah variasi serangan sehingga lawan tidak mudah membaca pola permainan Hyundai Hillstate.
Musim 2026/2027 pun menjadi kesempatan bagi Megawati untuk membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar pemain yang berhasil mencuri perhatian pada awal kariernya di Korea Selatan.
Target Baru Megawati di V-League
Dengan nilai kontrak yang semakin tinggi, ekspektasi terhadap Megawati tentu ikut meningkat.
Setelah dua musim bersama Red Sparks, Megatron kini dituntut untuk memberikan kontribusi besar bagi klub barunya. Pengalaman, popularitas, dan rekam jejaknya di V-League menjadi modal penting untuk menghadapi tekanan tersebut.
Bagi Megawati, kepindahan ke Hyundai Hillstate juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan level permainan sekaligus memperkuat reputasinya sebagai salah satu pevoli Indonesia yang mampu bersaing di kompetisi profesional Korea Selatan.
Jika mampu mempertahankan performanya, bukan tidak mungkin nilai dan daya tawar Megawati akan kembali meningkat pada masa mendatang. (sls)
Editor : Baskoro Septiadi