Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Jafar-Felisha dan Amri-Nita Kandas di 16 Besar Kejuaraan Asia 2026

Dhani Apriyanto • Jumat, 10 April 2026 | 05:13 WIB
Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu harus mengakui keunggulan wakil Korea Selatan, Kim Jae Hyeon/Jang Ha Jeong 21-23, 22-20, 10-21.
Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu harus mengakui keunggulan wakil Korea Selatan, Kim Jae Hyeon/Jang Ha Jeong 21-23, 22-20, 10-21.

RADARSEMARANG.ID - Dua wakil ganda campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah sama-sama kandas di babak 16 besar Kejuaraan Asia 2026.

Jafar-Felisha yang menjadi unggulan ketujuh kalah dari wakil Korea Selatan, Kim Jae Hyeon/Jang Ha Jeong, lewat pertarungan tiga gim 21-23, 22-20, 10-21 yang berlangsung Kamis (9/4/2026).

“Tetap bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan dengan lancar. Memang hasilnya kalah padahal kesempatan menang sebenarnya cukup besar,” ujar Felisha.

Baca Juga: Tundukkan Wakil Jepang, Jonatan Christie Lolos Perempatfinal Kejuaraan Asia 2026

“Di gim pertama sudah unggul 20-16 jadi tersusul dan kalah itu sangat disayangkan. Sempat bisa keluar dari tekanan di gim kedua tapi gim ketiga banyak kesalahan-kesalahan yang tidak perlu. Jauh, sangat jauh dari harapan,”

Felisha mengungkapkan, strategi awal sebenarnya berjalan cukup baik sebelum lawan mengubah pola permainan.

“Mereka banyak angkat bola duluan jadi dari awal tidak mau masuk ke pola kami, ya jadinya ada kesulitan juga.”

Sementara itu, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah harus mengakui keunggulan tuan rumah China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, dengan skor 10-21, 15-21.

Baca Juga: Demo di Semarang, Mahasiswa Kecewa dan Tinggalkan Audiensi dengan Anggota Komisi B DPRD Jateng 

Amri mengakui mereka kalah dari segi adaptasi dan kualitas permainan lawan.

“Beberapa kali ada bola yang kami mau sudah jalan malah kaminya error. Secara kualitas lawan memang pukulan mereka sangat bagus, sangat matang jadi ketika kami ada momentum yang kami mau dan kami tidak bisa manfaatkan, kepercayaan diri kami tidak bisa meningkat lagi. Jadi terus tertekan dan tidak nyaman,” ungkap Amri.

“Kami harus bisa lebih cepat adaptasi dengan pola lawan yang misalnya sudah tidak sesuai dengan rencana kami. Kami harus bisa semua pola permainan yang dipakai di lapangan. Itu yang masih kurang,” tambahnya. (dan)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#kejuaraan asia 2026 #ganda campuran #Jafar Hidayatullah #Indonesia #Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu