RADARSEMARANG.ID, SEMARANG - Sebanyak 334 peserta dari 22 provinsi di Indonesia bersaing di Kejurnas Wing Chun.
Perlombaan ini berlangsung di UIN Walisongo Semarang.
Kejurnas berlangsung selama tiga hari,mulai 10-12 November 2023. Peserta akan memperebutkan medali Ketua Umum yang kedua.
Olahraga ini tergolong baru. Saat ini beladiri Wing Chun masih menginduk di bawah federasi Wu Shu.
Pembukaan Kejurnas Wing Chun ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum Federasi Wing Chun Indonesia yang juga Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas.
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu pun mendukung penuh dibukanya cabang Wing Chun di Semarang yang berada di UIN Walisongo Semarang.
Pihaknya memastikan bahwa Pemkot Semarang mendukung jika federasi Wing Chun akan didirikan di Kota Semarang.
"Tadi Pak Menag sudah bicara kalau Wing Chun sudah ada di 22 provinsi. Maka perlu ada dukungan agar cabang-cabangnya semakin banyak masuk di kota-kota," ungkapnya.
Menurutnya semakin banyak cabang olahraga maka masyarakat semakin memiliki banyak alternatif dalam memilih jenis olahraga.
"Kenapa kami siap mendukung? Karena dengan banyaknya cabang olahraga yang menyehatkan jasmani dan rohani maka akan membuat masyarakat semakin sehat," imbuhnya.
Ketua Umum Federasi Wing Chun Indonesia Yaqut Cholil Qoumas menyebut pihaknya memiliki keinginan untuk memisahkan olahraga beladiri Wing Chun dari federasi Wu Shu.
Keinginannya dibuktikan dengan menggelar Kejuaraan Nasional Wing Chun sekaligus menggelar Rapat Kerja Nasional di UIN Walisongo Semarang.
Kejurnas yang digelar ini merupakan yang ke dua kalinya dengan tajuk Piala Ketua Umum Wing Chun.
Gus Yaqut sapaan akrabnya juga menggandeng para juara dunia Wing Chun yang mengharumkan nama Indonesia. Hal ini untuk memotivasi para atlet baru agar terus semangat. Pihaknya optimis, ke depan Wing Chun akan menjadi olahraga beladiri yang mandiri dan kompetitif.
"Atlet-atlet Wing Chun Indonesia telah berhasil menjadi juara dunia. Karena sudah menelurkan juara dunia, kami mentargetkan menjadi federasi yang terpisah dari Wu Shu," akunya. (kap/web)
Editor : Agus AP