RADARSEMARANG.ID - Langkah ganda muda Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin harus pulang lebih cepat pada ajang Swiss Open 2026 BWF Super 300.
Kekalahan di babak pertama membuat mereka bertekad segera bangkit untuk menatap turnamen berikutnya dalam rangkaian tur Eropa.
Dengan hasil ini, Indonesia kini hanya menyisakan satu wakil di sektor ganda putra, yakni pasangan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana.
Harapan Merah Putih tetap terjaga setelah Leo-Bagas berhasil mengandaskan pasangan Chinese Taipei, Chiang Chien Wei/Wu Hsuan Yi dengan skor 21-16, 21-14.
“Secara pribadi saya mempelajari apa yang kemarin sudah dilakukan di All England. Karena kan sebenarnya persiapannya cukup panjang tapi kenapa gagal mungkin fokusnya kurang dijaga. Jadi di sini mencoba untuk bangkit lagi dan mencoba untuk lebih fokus saja,” ujar Leo Rolly Carnando.
Permainan hari ini kami lebih membatasi bola atas mereka karena dengan postur yang tinggi besar mereka punya power yang kencang, kami antisipasi dari sana,” tambah Bagas Maulana.
Sedangkan Raymond-Joaquin harus takluk oleh pasangan Chinese Taipei lainnya Chen Cheng Kuan/Lin Bing Wei dalam pertandingan yang digelar di St Jakobshalle, Basel, Swiss.
Meski lebih diunggulkan, Raymond-Joaquin tak mampu membendung lawan dan kalah straight game dengan skor 17-21, 17-21.
Raymond mengakui fokus permainan mereka tidak berada pada level terbaik. Ia menyebut lawan mampu mencuri banyak poin dari reli-reli pendek di awal permainan.
“Fokus kami tidak baik hari ini. Dari gim pertama sempat unggul tapi cepat terkejar. Mereka banyak dapat poin dari satu-dua bola pertama,” ungkap Raymond.
Joaquin menambahkan bahwa permainan mereka sebenarnya cukup baik pada awal laga, namun tidak mampu dijaga hingga akhir pertandingan. Ketidakstabilan performa menjadi catatan penting untuk evaluasi.
Setelah kekalahan ini, Raymond-Joaquin langsung mengalihkan fokus ke turnamen berikutnya, yakni Orleans Masters 2026 yang akan berlangsung pada 17-22 Maret di Palais des Sports, Prancis.
Turnamen tersebut menjadi penutup tur Eropa sebelum mereka menghadapi tantangan besar di Kejuaraan Asia 2026 dan Thomas Cup 2026 pada April mendatang. (dan)
Editor : Baskoro Septiadi