Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

All England 2026: China dan Taiwan Raih Dua Gelar, Korea Selatan Satu Gelar

Dhani Apriyanto • Selasa, 10 Maret 2026 | 04:09 WIB

 

Wang Zhi Yi sukses mengalahkan unggulan pertama Korea Selatan, An Se Young 21-15, 21-19 dan menjadi juara di All England 2026.
Wang Zhi Yi sukses mengalahkan unggulan pertama Korea Selatan, An Se Young 21-15, 21-19 dan menjadi juara di All England 2026.

RADARSEMARANG.ID - China dan Taiwan sama-sama meraih dua gelar All England 2026 BWF Super 1000 sekaligus menjadi juara umum.

Taiwan secara mengejutkan meraih dua gelar melalui ganda campuran (Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan) dan tunggal putra (Lin Chun Yi).

Pasangan ganda campuran Ye-Chan menorehkan sejarah dengan dengan merebut gelar juara di All England 2026 meski datang tanpa status unggulan.

Ye-Chan sukses menundukkan wakil Prancis unggulan kelima, Thom Gicquel/Delphine Delrue dalam dua gim langsung 21-19, 21-18.

Kemenangan ini terasa semakin spesial karena sekaligus membalas dua kekalahan mereka pada pertemuan sebelumnya.

Sebelum laga final ini, pasangan Prancis tercatat unggul 2-0 dalam rekor head to head. Pertemuan pertama terjadi pada babak 16 besar BWF World Championships 2025 di Paris.

Saat itu, Gicquel-Delrue menang melalui pertarungan tiga gim dengan skor 19-21, 21-14, 21-17.

Dominasi pasangan Prancis berlanjut pada pertemuan kedua di semifinal Japan Masters 2025.

Dalam laga tersebut, Gicquel-Delrue tampil lebih menyakinkan dengan kemenangan dua gim langsung 21-17, 21-12 atas Ye-Chan.

Namun, situasi berbeda terjadi di panggung bergengsi All England. Ye-Chan tampil lebih tenang dan konsisten sepanjang pertandingan.

Baca Juga: Kalah Dua Game, Rian-Rahmat Tersingkir di Perempatfinal All England 2026

Mereka mampu memanfaatkan celah permainan lawan dan menjaga ritme permainan hingga akhirnya memastikan kemenangan dua gim sekaligus mengakhiri dominasi pasangan Prancis.

Selain mematahkan rekor pertemuan mereka melawan Gicquel-Delrue, gelar tersebut juga menjadi trofi pertama dalam karier mereka di level elite bulu tangkis dunia.

Sedangkan Lin mengalahkan wakil India, Lakshya Sen dua gim langsung 21-15, 22-20 dalam waktu 57 menit. Ini merupakan gelar pertama Lin di turnamen World Tour Super 1000.

Sedangkan China meraih dua gelar melalui ganda putri (Liu Sheng Shu/Tan Ning) dan tunggal putri (Wang Zhi Yi).

Liu-Tan meraih gelar juara All England 2026 setelah menang dua gim langsung 21-18, 21-12 atas Baek Ha Na/Lee So Hee (Korea Selatan).

Sementara Wang meiah gelar juara All England 2026 usai mengandaskan unggulan pertama Korea Selatan, An Se Young dengan skor 21-15, 21-19 dalam waktu 59 menit.

Sedangkan Korea Selatan meraih satu gelar lewat ganda putra unggulan pertama, Kim Won Ho/Seo Seung Jae.

Kim-Seo menang lewat pertarungan tiga gim 18-21, 21-12, 21-19 dalam waktu 63 menit atas Aaron Chia/Soh Sooi Yik. (dan)

Editor : Baskoro Septiadi
#liu sheng shu #Thom Gicquel #seo seung jae #Aaron Chia #lin chun yi #delphine delrue #lakshya sen #an se young #Utilita Arena Birmingham #Wang Zhi #All england 2026 #Baek Ha na #Nicole Gonzales Chan #tan ning #Kim Won Ho #Lee So hee #Soh Wooi Yik #Ye Hong Wei #BWF Super 1000