RADARSEMARANG.ID - Laga panas antara Jakarta Pertamina Enduro dan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia tadi malam menyisakan sorotan tajam untuk sang bintang, Megawati Hangestri Pertiwi.
Opposite andalan Pertamina Enduro itu harus melalui malam yang tidak mudah setelah hanya mampu membukukan 4 poin dari 3 set, dengan total 14 percobaan serangan.
Performa tersebut tentu jauh dari ekspektasi publik yang selama ini mengenal Megawati sebagai mesin poin tim.
Beberapa spike-nya berhasil diredam blok rapat lini pertahanan Gresik Petrokimia, sementara tekanan servis lawan membuat ritme serangan Pertamina Enduro tidak berkembang maksimal.
Menariknya, di seberang net justru sang junior, Mediol Stiovanny Yoku, tampil mencuri perhatian. Memperkuat Gresik Petrokimia, ia sukses mengoleksi 9 poin sekaligus dinobatkan sebagai best blocker pada pertandingan tersebut.
Penampilan solidnya di depan net menjadi salah satu faktor kunci yang membuat lini serang Pertamina Enduro kesulitan menembus pertahanan Gresik Petrokimia.
Perbedaan kontribusi poin antara Megawati Hangestri dan Mediol Stiovanny Yoku pun langsung menjadi bahan perbincangan hangat.
Banyak yang menilai laga ini menjadi bukti bahwa regenerasi di kubu Petrokimia berjalan baik, sementara Pertamina Enduro perlu segera melakukan evaluasi untuk mengembalikan ketajaman lini serangnya.
Meski hanya mencetak 4 poin, Megawati Hangestri tetap menjadi pemain penting bagi Pertamina Enduro.
Dalam dunia olahraga, satu pertandingan tak pernah sepenuhnya menggambarkan kualitas seorang atlet.
Tantangan berikutnya akan menjadi momentum pembuktian bagi sang opposite untuk bangkit dan kembali menunjukkan performa terbaiknya. (dan)
Editor : Baskoro Septiadi