RADARSEMARANG.ID – Miho Takagi mengungkapkan rasa bangga sekaligus penyesalan setelah tim pursuit putri Jepang meraih medali perunggu di Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026.
Meski gagal melaju ke final, Jepang tetap mencatat sejarah dengan meraih medali ketiga berturut-turut di nomor team pursuit putri.
Jepang sebelumnya kalah tipis dari Belanda di babak semifinal. Namun, mereka bangkit dalam perebutan tempat ketiga dengan mengalahkan Amerika Serikat dan memastikan podium perunggu.
Baca Juga: Kalahkan Popsivo Polwan 3-1, Jakarta Pertamina Enduro Lolos ke Babak Final Four Proliga 2026
Dalam wawancara usai upacara penghargaan, Takagi mengatakan, “Kami kalah dengan selisih yang sangat tipis di semifinal. Setelah itu, kami segera mengubah pola pikir dan fokus pada perebutan medali. Saya bangga dengan perunggu ini.”
Takagi juga mengungkapkan peran besar pelatih Johan de Wit (tertulis Johan David dalam laporan) yang terus memberi dorongan mental kepada tim.
“Sebelum dan sesudah setiap lomba, beliau selalu mengatakan agar kami bangga bisa berdiri di sini dan menyelesaikan perlombaan sepenuhnya, serta terus berjuang,” ujarnya.
Baca Juga: Jakarta Pertamina Enduro Tim Putri Pertama yang Lolos ke Babak Final Four Proliga 2026
Sebagai pemimpin tim, Takagi menilai perkembangan rekan-rekannya dalam beberapa bulan terakhir sangat signifikan.
Ia merasa tim telah mencapai level terbaiknya. Namun, ia tidak menutupi rasa kecewanya karena gagal melangkah ke final.
“Sedikit kecewa karena tidak bisa lolos ke final. Tapi bisa berjuang dan memenangkan medali bersama mereka adalah sesuatu yang sangat berharga. Saya dipenuhi rasa syukur,” katanya.
Baca Juga: Kalah dari Pertamina Enduro, Peluang Popsivo Polwan Lolos Final Four Proliga 2026 Mengecil
Dengan hasil ini, Jepang kembali menunjukkan konsistensinya sebagai kekuatan utama dalam nomor team pursuit putri di panggung Olimpiade.
Editor : Baskoro Septiadi