Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Alwi Farhan Menjadi Tunggal Putra Indonesia ke-8 Menjuarai Indonesia Masters Sepanjang Sejarah

Dhani Apriyanto • Selasa, 27 Januari 2026 | 05:39 WIB

 

Alwi Farhan menjadi tunggal putra Indonesia ke-8 menjuarai Indonesia Masters sepanjang sejarah.
Alwi Farhan menjadi tunggal putra Indonesia ke-8 menjuarai Indonesia Masters sepanjang sejarah.

RADARSEMARANG.ID - Alwi Farhan selain berhasil menjuarai turnamwn BWF World Tour Super 500 pertamanya, ia menjadi tunggal putra Indonesia ke-8 yang menjuarai turnamen Indonesia Masters sejak pertama kali diadakan tahun 2010.

Berikut daftar tunggal putra Indonesia yang pernah memenangi turnamen Indonesia Masters: Taufik Hidayat (2010), Dionysius Hayom Rumbaka (2011), Sony Dwi Kuncoro (2012), Simon Santoso (2013), Tommy Sugiarto (2015), Anthony SInisuka Ginting (2018), Anthony Sinisuka Ginting (2020), Jonatan Christie (2023), dan Alwi Farhan (2026).

Turnamen ini berlevel Grand Prix Gold (setara Super 300) tahun 2010-2016, kemudian tahun 2017 tidak diadakan. Comeback tahun 2018 dengan naik level menjadi BWF World Tour Super 500 hingga tahun ini.

 Baca Juga: Pergantian Peran Pemain Muda Mulai Terlihat di Indonesia Masters 2026

Indonesia masih memegang rekor terbanyak pemenang untuk sektor tunggal putra.

Sedangkan untuk rekor tunggal putra gelar terbanyak dipegang Anthony Sinisuk Ginting dan Anders Antonsen asal Denmark dengan 2 gelar.

Selain memegang gelar juara terbanyak, tunggal putra Indonesia juga mencatat rekor dengan jumlah yang sering mencapai babak final meskipun finis sebagai runner-up.

Daftar pemain Indonesia yang pernah menjadi runner-up Indonesia Masters: Dionysius Hayom Rumbaka (2010), Tommy Sugiarto (2011), Dionysius Hayom Rumbaka (2012), Dionysius Hayom Rumbaka (2013) Firman Abdul Kholik (2014), Chico Aura Dwi Wardoyo (2023), dan Jonatan Christie (2025).

Sementara itu, Alwi Farhan pemain tunggal putra termuda ketiga berhasil menjuarai turnamen minimal level Super 500 dan level lebih tinggi (Super 750 dan Super 100).

Rekor ini khusus dihitung sejak tahun 2018 hingga sekarang. Karena level turnamen baru diadakan sejak 2018. Untuk tahun sebelumnya tidak dihitung.

Berikut rekornya, Alex Lanier (Prancis) 19.58 tahun, juara Japan Open Super 750 tahun 2024, Lakshya Sen (India) 20.42 tahun, juara India Open Super 500 tahun 2022, Alwi Farhan (Indonesia) 20.71 tahun, juara Indonesia Masters Super 500 tahun 2026 dan Anthony Sinsuka Ginting (Indonesia) 21.27 tahun, juara Indonesia Masters Super 500 tahn 2018. (dan)

Editor : Baskoro Septiadi
#alwi farhan #firman abdul kholik #Super 100 #Tommy Sugiarto #anthony sinisuka ginting #lakshya sen #simon santoso #dionysius hayom rumbaka #Alex Lanier #BWF World Tour Super 500 #Taufik Hidayat #sony dwi kuncoro #Grand Prix Gold #indonesia masters 2026 #Super 500 #super 750 #jonatan christie #chico aura dwi wardoyo