RADARSEMARANG.ID - Persaingan menuju Final Four di tim putri semakin memanas. Lima tim teratas hanya dipisahkan enam poin saja.
Perhatian tertuju pada Jakarta Electric PLN Mobile (JEP) di posisi empat. Meskipun memiliki 8 poin. JEP sudah memainkan lima pertandingan. Namun, JEP menunjukkan daya juang tinggi dengan rasio set 12:10.
Dua tim, Bandung BJB Tandamata (BJB) dan Jakarta Pertamina Enduro (JPE), menjadi tim yang paling banyak bermain di putaran pertama ini (masing-masing lima kali) dan berhasil mengumpulkan 9 poin.
Electric PLN memiliki rasio set yang paling seimbang di antara tim 9-8 poin, yaitu 12:9. Ini menunjukkan Jakarta Pertamina Enduro konsisten mencuri set bahkan saat kalah.
Di sisi lain, Jakarta Livin Mandiri (JLM) berjuang keras di posisi 6. Dengan 3 poin dari empat pertandingan dengan rasio set baru 0,400.
Bandung BJB menang tiga kali dan kalah dua kali. Salah satu kekalahan mereka terjadi dengan skor 2-3 dari Electric PLN yang membuat mereka tetap mendapatkan satu poin berharga total 9 poin.
Rasio tertinggi 12 set menang berbanding hanya 2 set kalah. Artinya Gresik Petrokimia rata-rata menang cepat 3-0 atau 3-1.
Rasio poin terbaik yakni 341 poin menang vs 268 poin kalah dibanding tim lain. Patut ditunggu laga seru Proliga putri 2026.
Dipertandingan terakhir, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia menutup seri Bandung dengan sempurna. Lima pertandingan. lima kemenangan, poin maksimal (15 poin).
Tuan rumah Bandung BJB Tandamata memberikan perlawanan spartan, terutama lewat deuce panjang di set kedua 29-31.
Baca Juga: Jadwal Proliga 2026 Seri Bandung, Megawati Hangestri dkk Main Dua Kali
Namun, solidnya pertahanan dan variasi serangan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia masih terlalu tangguh untuk dipatahkan hari ini.
Bandung BJB Tandamata kalah 0-3 (14-25, 29-31 23-25) atas pemuncak klasemen sementara Gresik Petrokimia di GOR Sabilulungan Jalak Harupat, Minggu 25 Januari 2026.
Gresik Petrokimia tampil tanpa celah di set pertama, memanfaatkan start lambat tuan rumah untuk menang telak 25-14.
Set kedua adalah ‘final kepagian’. BJB Tandamata bangkit dan memaksa terjadinya deuce panjang hingga angka 29-31.
Di momen krusial ini, mentalitas juara Gresik Petrokimia berbicara, ketenangan mereka dalam situasi under pressure di hadapan publik lawan menjadi kunci kemenangan set ini.
Meski BJB Tandamata terus menempel ketat di set ketiga 23-25, konsistensi serangan Gresik Petrokimia tak terbendung. (dan)
Editor : Baskoro Septiadi