RADARSEMARANG.ID - Tunggal putra Alwi Farhan menjadi juara tunggal putra Indonesia Masters 2026 BWF World Tour Super 500 usai mengalahkan wakil Thailand Panitchaphon Teeraratsakul dua gim langsung.
Unggulan kedelapan itu menang dengan skor telak 21-5, 21-6. Babak final berlangsung di Istora Senayan, Minggu (25/1).
Alwi mendominasi lawan di sepanjang permainan. Ia memulai start kencang usai mengungguli Panitchaphon 6-1 di awal gim pertama. Alwi masih memimpin hingga 9-2.
Pemain 20 tahun itu terus menjaga momentumnya, memimpin 13-4. Smash keras pemain Thailand yang membentur net membuat gap melebar menjadi 10 poin di antara kedua pemain.
Kesalahan lawan menguntungkan Alwi untuk menambah poin. Alwi mencapai match point dalam kedudukan 20-5.
Sebuah drop shot Alwi yang mengecoh Panitchaphon menutup gim pertama dengan skor telak 21-15.
Penampilan Alwi semakin dominan di awal gaim pertama. Ia tidak memberikan lawan untuk mengembangkan permainan. Alwi unggul 11-2 saat interval.
Usai jeda, jarak kedua pebulutangkis terus melebar. Panitchaphon tampak kesulitan mendapatkan ritme permainannya di pertandingan ini.
Tujuh poin berturut-turut didapat Alwi untuk memimpin 18-5. Alwi akhirnya menyudahi perlawanan Panitchaphon dengan skor telak 21-6.
Gelar ini menjadi trofi BWF Super 500 pertama dalam karier profesional Alwi Farhan, sekaligus menandai tonggak penting dalam perjalanannya di level elite dunia.
Baca Juga: Jafar-Felisha Tersingkir di Babak Semifinal Indonesia Masters 2026
Sebelumnya, Alwi telah lebih dulu mengoleksi dua gelar BWF World Tour, yakni Indonesia Masters 2025 Super 100 dan Macau Open 2025 berlevel Super 300.
Keberhasilan ini semakin menegaskan status Alwi sebagai salah satu bintang muda paling menjanjikan di sektor tunggal putra Indonesia.
Kemenangan di Istora Senayan, arena legendaris bulutangkis nasional, juga memiliki makna emosional tersendiri bagi Alwi, yang sejak kecil mengaku menjadikan atmosfer Istora sebagai sumber motivasi. (dan)
Editor : Baskoro Septiadi