Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Hasil Final India Open 2026: China Raih Dua Gelar, Korea Selatan, Taiwan dan Thailand Satu Gelar

Dhani Apriyanto • Senin, 19 Januari 2026 | 05:36 WIB

 

An Se Young menjadi juara di India Open 2026 setelah mengalahkan wakil China Wang Zhi Yi dengan skor 21-13, 21-11.
An Se Young menjadi juara di India Open 2026 setelah mengalahkan wakil China Wang Zhi Yi dengan skor 21-13, 21-11.

RADARSEMARANG.ID - China kembali menjadi juara umum dalam gelaran India Open 2026 Super 750. Dua gelar diraih dari sektor ganda putri dan ganda putra.

Di partai final ganda putri unggulan pertama China Liu Sheng Shu/Tan Ning mengalahkan wakil Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto dua gim langsung.

Liu-Tan menang dengan skor 21-11, 21-18.

Sedangkan Liang Wei Keng/Wang Chan sukses mengandaskan wakil Jepang, Hiroki Midorikawa/Kyohei Yamashita lewat pertarungan tiga gim.

Liang-Wang kalah di gim pertama 17-21. Mereka bangkit dan berbalik unggul di dua gim berikutnya dengan skor ketat 25-23 dan 21-16.

Sementara itu Korea Selatan meraih satu gelar lewat tunggal putri peringkat 1 An Se Young. Di babak final An mengalahkan wakil China unggulan kedua Wang Zhi Yi.

An menang dua gim langsung 21-13, 21-11. Ini merupkan gelar kedua di tahun 2026. Ia baru saja meraih gelar di Malaysia Open.

Pemain non unggulan Chinese Taipei Lin Chun Yi (tunggal putra) berhasil menjadi kampium usai mengalahkan wakil Indonesia, Jonatan Christie.

Lin menang straight game 21-10, 21-18.

“Pertama pasti Puji Tuhan. Bersyukur hasilnya dua turnamen terakhir ini cukup baik walau belum bisa meraih gelar juara. Saya sudah menampilkan yang terbaik dari setiap proses, dari awalnya sampai hari ini di partai final,” ujar Jonatan Christie.

Baca Juga: Jonatan Christie Lolos Dramatis, Putri Kusuma Wardani Tersingkir di Perempatfinal India Open 2026

“Di partai tadi ada beberapa hal yang berbeda dari kemarin. Dari kondisi angin sedikit berbeda, beberapa kali shuttlecock-nya juga feeling touch-nya agak sedikit kurang stabil, agak lari lah,” tambahnya.

“Tapi terlepas dari itu semua ya memang Lin Chun Yi bermain bagus dan sayanya tadi banyak tertekan, agak terburu-buru. Sudah mencoba, tapi ya pada akhirnya ya ini hasilnya,” tegasnya.

Sementara Thailand meraih gelar juara lewat ganda campuran Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran.

Di babak final Dechapol-Supissara berhasil mengalahkan wakil Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje lewat pertarungan tiga gim dengan skor 19-21, 25-23, 21-18. (dan)

Editor : Baskoro Septiadi