Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Kalahkan Fajar-Fikri, Raymond-Joaquin Juara di Australia Open 2025

Dhani Apriyanto • Senin, 24 November 2025 | 11:42 WIB

 

Pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menjadi juara di Australia Open 2025 usai mengalahkan seniornya Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri 22-20, 10-21, 21-18.
Pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menjadi juara di Australia Open 2025 usai mengalahkan seniornya Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri 22-20, 10-21, 21-18.

RADARSEMARANG.ID - Debut di turnamen BWF Super 500, pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin langsung bisa keluar sebagai juara di Australia Open 2025 usai kalahkan senior mereka, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.

Raymond /Joaquin menjadi juara Australia Open 2025 usai mengalahkan unggulan kelima Fajar/Fikri yang notabene lewat pertarungan tiga gim.

Final ganda putra menjadi partai puncak kedua yang berlangsung di Quaycentre, Sydney Olympic Park, Minggu (23/11) pagi WIB. All Indonesiaan Final di nomor ini memastikan gelar juara bagi Merah Putih.

Di awal gim pertama, laga berlangsung seimbang meski Fajar-Fikri yang lebih diunggulkan.Saat interval keunggulan menjadi milik Fajar-Fikri dengan memimpin 11-8.

Usai jeda, Fajar-Fikri masih memegang kendali. Raymond-Joaquin tak mau kalah dan terus berjuang memangkas ketinggalan. Usahanya tak sia-sia dengan rentetan enam poin berturut-turut dan berbalik unggul 15-14.

Raymond-Joaquin masih unggul hingga kedudukan 18-17. Pada akhirnya Raymond-Joaquin mampu merebut gim pertama dengan skor ketat 22-20.

Di gim kedua, Duel seru masih terjadi di gim ini. Unggulan kelima Fajar-Fikri memimpin 11-8 saat interval.

Usai jeda, Fajar-Fikri mampu terus menambah poin demi poin guna menjauhi raihan lawannya. Fajar-Fikri memenangi gim kedua dengan skor telak 21-10 dan membuat pertandingan berlanjut di gim penentuan.

Perebutan poin berjalan sengit dengan skor imbang di awal gim ketiga. Raymond-Joaquin lebih dulu menjauh dengan keunggulan 5-3. Fajar-Fikri kemudian mengejar hingga kedudukan 10-10. Raymond-Joaquin masih unggul saat interval dengan 11-10.

Raymond-Joaquin terus menjaga keunggulan menjadi 16-11. Fajar-Fikri masih terus berusaha mengejar dan mampu memangkas ketinggalan. Raymond-Joaquin menjadi juara Australia Open 2025 usai menang 21-18.

Baca Juga: Hasil Australia Open 2025: Ana-Meylisa dan Rachel-Febi Lolos ke Semifinal

“Puji Tuhan, ini pembuktian buat kami kalau kami bisa bersaing di level atas. Semoga kami bisa konsisten dan tetap main tanpa beban di pertandingan berikutnya,” ujar Raymond Indra.

“Kami sudah tahu bumbu spesial masing-masing jadi tadi fokus menjalankan strategi. Gelar ini kami dedikasikan untuk ganda putra pratama dan untuk Indonesia,” tambah Nikolaus Joaquin.

“Hasil ini memang tidak sesuai harapan, kami kembali jadi runner up. Pasti kecewa tapi tetap harus disyukuri terutama melihat penampilan junior kami Raymond/Joaquin di turnamen ini. Bukan hanya tadi mengalahkan kami tapi sejak babak pertama berhasil mengalahkan pasangan unggulan, sangat luar biasa. Perkembangan mereka sangat pesat, di awal tahun ini mereka masih bermain di Sirkuit Nasional lau naik menjadi juara International Challenge, juara Super 100 lalu runner up di Korea Masters dan sekarang jadi juara Super 500. Semoga ke depannya mereka terus padu dan konsisten,” ujar Fajar Alfian.

“Kami bangga dengan junior kami, melihat permainan seperti itu menjadi harapan untuk masa depan ganda Indonesia. Semoga makin baik, makin berprestasi, tidak cepat puas karena masih banyak yang menanti di depan,” tambah Muhammad Shohibul Fikri.

Kemenangan ini menjadi pembuktian bahwa Raymond-Joaquin mampu bersaing di level atas, sementara Fajar-Fikri tetap menunjukkan kelas mereka dan menjadikan hasil ini sebagai motivasi menuju BWF World Tour Finals 2025. (dan)

Editor : Baskoro Septiadi
#Raymond Indra #fajar alfian #babak final #Sydney Olympic Park #Nikolaus Joaquin #Australia Open 2025 #Quaycentre #muhammad shohibul fikri