RADARSEMARANG.ID - Kabar mengejutkan datang dari lifter putri Indonesia, Windy Cantika Aisah.
Lifter perunggu Olimpiade 2020 Windy Cantika Aisah memutuskan pensiun di usia 22 tahun. Belum ada keterangan kenapa dia pensiun dini.
Windy Cantika Aisah membuka pernyataan dengan permohonan maaf karena sudah menutup akun instagram pribadinya sejak juli sehingga tak bisa berinteraksi.
Kemudian, Windy Cantika Aisah menyatakan bahwa dirinya telah memutuskan untuk pensiun dan PON 2024 jadi aksi terakhirnya sebagai lifter.
Pada PON 2024 yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara, ia mampu mendapatkan medali perak dari cabor angkat besi kelas 55 kg putri.
Kala itu, Windy yang mewakili Jawa Barat finish kedua berkat total angkatan 179 kg dengan rincian 81 kg snatch dan 98 kg clean and jerk.
Ia hanya kalah dari rekannya di pelatnas, Juliana Klarisa (Jambi), yang membukukan total angkatan 190 kg dengan rincian 82 kg snatch dan 180 kg clean and jerk.
“Mungkin keputusan ini sangat disayangkan bagi orang terdekat dan mungkin PON 2024 ini menjadi pertandingan terakhir saya karena keputusan saya pensiun sebai atlet," tulisnya.
Keputusan Windy Cantika Aisah untuk pensiun cukup disayangkan terlebih diambil kala dirinya masih tergolong berusia muda bagi seorang atlet angkat besi.
Apalagi anak dari lifter putri era 1980-an bernama Siti Aisah itu sempat digadang-gadang sebagai masa depan angkat besi Indonesia di kategori putri.
Predikat itu didapatkan setelah WIndy Cantika Aisah sukses menyabet medali perunggu kelas 49 kg putri dalam ajang Olimpiade 2020 yang digelar di Tokyo, Jepang pada 2021.
Sebelum membuat gebrakan di Olimpiade 2020, perempuan kelahiran Bandung itu lebih dulu mencuri perhatian di ajang IWF Junior World Championship 2019.
Kala itu, Windy yang belum genap berusia 17 tahun dan masih tergolong kategori youth mendapat medali perak untuk angkat snatch, clean and jerk, dan total di kelas 49 kg putri.
Seikar tiga bulan berselang, tren positif Windy berlanjut di Kejuaraan Junior Asia 2019. Ia meraih emas untuk angkatan snatch dan dua perak untuk angkatan clean and jerk serta total.
Windy Cantika Aisah pun menutup tahun dengan menyabet medali emas SEA Games 2019 yang jadi pengalaman perdananya tampil di pesta olahraga terbesar untuk kawasan Asia Tenggara.
Kala itu, ia meraih medali emas cabor angkat besi kelas 49 kg putri berkat torehan angkatan total 190 kg dengan rincian 86 kg snatch dan 140 kg clean and jerk.
Tiga angkatan yang dibubukan Windy Cantika Aisah di SEA Games 2019 juga tercatat sebagi rekor dunia untuk kelas 49 kg putri kategori youth dan masih bertahan hingga saat ini. (dan/bas)
Editor : Baskoro Septiadi