RADARSEMARANG.ID - Perhelatan pesta olahraga musim panas, Olimpiade Paris 2024 resmi ditutup, Minggu malam (11/8) waktu setempat.
Berakhirnya Olimpiade tahun ini ditandai dengan closing ceremony yang meriah di Stade de France, Paris.
Padamnya api simbol event multi olahraga ini menandai selesainya berbagai kegiatan dalam acara musim panas ini.
Selain itu terdapat seremoni estafet tuan rumah Paris menuju tuan rumah pada edisi Olimpiade selanjutnya.
Ajang pesta olahraga 4 tahunan ini, rencananya akan kembali digelar pada tahun 2028 dan Los Angeles akan menjadi tuan rumahnya.
Edisi 2028 akan menjadi yang ketiga kalinya jadi tuan rumah bagi salah satu kota terbesar di Amerika Serikat itu.
Sebelumnya wilayah yang biasa di sebut LA itu menjadi tuan rumah hajatan olahraga musim panas pada tahun 1932 dan 1984.
Sebagai langkah awal menuju perhelatan empat tahun mendatang, Wali Kota Los Angeles mengungkapkan kesiapan dan rencana kedepannya.
Sang Wali Kota yaitu Karen Bass bahkan menyebut akan ada sebuah gebrakan besar pada tahun 2028 nanti.
Dipastikan ajang 4 tahun mendatang di Amerika Serikat itu akan menjadi yang berbeda dibandingkan edisi sebelumnya.
Untuk Olimpiade Paris 2024 yang baru saja usai, acara ini digelar mulai 26 Juli dengan mempertandingkan 329 nomor dari 32 cabang olahraga.
Tuan rumah Olimpiade 2028, Amerika Serikat keluar sebagai juara umum dengan perolehan 40 emas.
Sedangkan China harus duduk di posisi kedua meskipun sama-sama meraih 40 emas namun kalah jumlah medali perak.
Kontingen Indonesia sendiri, finish di posisi ke-39 klasemen dengan perolehan dua emas dan satu perunggu.
Dua medali emas diperoleh dari Veddriq Leonardo (panjat tebing) dan Rizki Juniansyah (angkat besi).
Sedangkan bulu tangkis menyumbangkan satu medali perunggu dari Gregoria Mariska Tunjung (tunggal putri).
Editor : Baskoro Septiadi