RADARSEMARANG.ID - Tim bulutangkis Indonesia harus menerima hasil sebagai runner up dalam kejuaraan beregu Thomas dan Uber Cup 2024.
Kedua tim bulutangkis Indonesia gagal meraih gelar juara setelah takluk dari tim tuan rumah China.
Tim Uber Indonesia kalah 0-3, sedangkan tim Thomas menyerah 1-3 dari China dalam pertandingan final di Chengdu, pada Minggu (5/5).
Meski tidak meraih juara, pencapaian tim bulutangkis Indonesia patut diapresiasi, dan diyakini akan meraih hasil positif di Olimpiade 2024.
Ada enam perwakilan dari Indonesia yang telah dipastikan akan berpartisipasi dalam cabang olahraga bulutangkis Olimpiade 2024.
Keputusan ini didasarkan pada perhitungan poin dalam peringkat kualifikasi Race to Paris yang telah ditutup pada tanggal 28 April 2024.
Selanjutnya, Indonesia akan mengirim dua perwakilan di nomor tunggal putra Olimpiade 2024, yaitu Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie.
Sementara di nomor tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung menjadi ujung tombak tim bulutangkis Indonesia.
Selain itu, tim bulu tangkis Indonesia juga mengirim satu wakil di masing-masing nomor lainnya, dengan duo Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti menjadi andalan di nomor ganda putri.
Selanjutnya Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menjadi satu-satunya wakil ganda putra Indonesia.
Sedangkan pasangan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari akan diturunkan mewakili Indonesia di nomor ganda campuran.
Sementara itu, Menpora Dito Ariotedjo menyampaikan harapannya kepada para atlet yang telah menggenggam tiket lolos Olimpiade 2024.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, Dito menyampaikan “Pemerintah akan mendukung penuh para atlet untuk berprestasi di Olimpiade”.
“Saya ingin semua atlet yang sudah lolos Olimpiade 2024 untuk terus fokus berlatih bersama pelatnas,” imbuhnya.
Menurut Dito, mereka yang ikut Olimpiade 2024 sama halnya dengan atlet yang telah bertanding di ajang Thomas dan Uber Cup.
Para atlet tersebut akan terus mengikuti sejumlah kejuaraan internasional dan berusaha mencapai target menuju Olimpiade 2024.
Editor : Baskoro Septiadi