RADARSEMARANG.ID - Olahraga lari menjadi salah satu olahraga favorit di semua kalangan masyarakat. Selain karena termasuk olahraga yang simpel, olahraga lari bisa dilakukan di berbagai tempat.
Selain itu, saat ini banyak sekali event olahraga lari yang bisa diikuti pleh pelari profesional maupun pelari-pelari pemula.
Tapi meskipun simpel, ternyata banyak istilah-istilah yang harus kita tahu sebelum mulai menekuni olahraga lari.
Mengenai istilah-istilah dalam olahraga lari beserta penjelasannya bisa Anda ketahui di sini.
1. Race
Race adalah perlombaan atau event lari yang digelar. Ada beberapa pembagian race, sekedar Fun Run ada di kategori jarak 5 Kilometer hingga 7 kilometer.
Sementara race sudah tergolong serius kalau masuk kategori 10 kilometer. Race sifatnya menjadi lebih serius dan resmi di jarak 21 kilometer (Half Marathon), 42 kilometer (Full Marathon), dan lebih dari 42 kilometer (Ultra Marathon).
2. Pace
Satuan yang digunakan untuk menunjukan kemampuan lari. Dimensi yang digunakan adalah waktu dibandingkan jarak.
Semakin kecil nilai pace yang ditunjukan, maka semakin cepat pelari tersebut. Contohnya, pace 7.00 menit/km, menunjukan jika dalam waktu 7 menit, pelari tersebut berhasil berlari sejauh satu kilometer.
3. Pacer
Pacer seseorang yang mendapatkan tugas menjaga kecepatan waktu saat race. Kalau kamu ingin menyelesaikan race dengan pace 7.00, maka kamu harus mengikuti pacer 7.00 supaya bisa tetap konsisten berada di pace 7.00.
4. Personal Best (PB)
Secara terjemahan, istilah ini bisa diartikan sebagai catatan waktu terbaik. Inilah yang biasanya dicari oleh pelari selama mengikuti race.
Seorang pelari akan berupaya untuk bisa mendapatkan catatan waktu yang lebih baik dari sebelumnya.
Jika di race 5 km sebelumnya dia pernah mendapatkan PB 35 menit, maka di race selanjutnya pelari tersebut akan mengupayakan mencapai PB di kurang dari 35 menit.
5. Heart Rate
Tingkat detak jantung adalah salah satu hal penting yang harus diperhatikan oleh pelari. Kenapa? Lari adalah salah satu olahraga kardio dengan intensitas tinggi.
Pelari sebisa mungkin menjaga jantung tidak bekerja terlalu keras dalam waktu yang lama. Kalau heart rate kalian terlalu tinggi bisa berdampak kurang baik bagi tubuhmu.
6. Carbo Loading
Istilah ini untuk menunjukkan proses pengisian (loading) para pelari sebelum melakukan race. Sebelum berolahraga pelari memerlukan energi yang bersumber dari makanan dikonsumsi.
Jenis makanan yang biasanya dicari adalah karbohidrat kompleks yang sulit dipecah tubuh sehingga energi akan awet.
7. Strength Training
Latihan kekuatan untuk menguatkan kaki supaya mampu berlari dengan baik dan sesuai dengan target personal best.
Latihan ini menjadi salah satu bentuk variasi yang perlu dilakukan supaya pelari tidak hanya berlari saja.
8. Cross-Training
Latihan kardio selain lari seperti bersepeda, berenang, futsal dan lainnya. Tujuannya kurang lebih sama seperti strength training yaitu sebagai variasi latihan dalam berlari, tapi masih fokus pada kemampuan kardiovaskuler tubuh.
9. BIB
Secara sederhana bisa disebut sebagai “nomor dada” karena berisikan nomor yang ada pada bagian depan pelari.
Fungsi BIB untuk mengidentifikasi pelari. Di balik BIB ada semacam chips yang bisa mencatat waktu yang dibutuhkan pelari untuk menyelesaikan race.
10. Cut Off Time (COT)
Istilah ini merujuk pada waktu untuk menyelesaikan suatu race. Ketentuan waktu ini menunjukan standar minimal kecepatan dari seorang pelari yang mengikuti sebuah race.
11. Do Not Finish (DNF)
Bagi mereka yang terkena COT, mereka dinyatakan DNF atau tidak berhasil menyelesaikan race.
Saat hal ini terjadi tim sweeper kemudian akan mengangkut pelari tersebut, pelari yang tidak finish ini kemudian tidak akan mendapatkan medali.
12. Cadence
Istilah-istilah dalam olahraga lari beserta penjelasannya berikutnya ada Cadence. Untuk istilah ini berarti total hitungan langkah kaki pelari setiap menitnya.
13. Tempo
Metode latihan dengan upaya sedikit di atas ambang anaerobik seseorang. Atau lebih mudah dijelaskan dengan, seseorang berlari pada kecepatan yang masih memungkinkan berbicara namun terpatah-patah.
14. Easy Run
Lari yang dilakukan dengan santai dan masih dapat berbincang-bincang (conversational pace).
15. Hit the Wall
Kondisi dimana pelari kehabisan energi saat mengikuti lomba. Penyebabnya karena menipisnya glikogen yang tersimpang dalam otot.
16. Interval
Metode latihan intensitas tinggi pada jarak atau waktu tertentu. Lalu diselingi pemulihan dengan waktu tertentu.
Kemudian diulangi beberapa repetisi. Ada banyak variasi untuk jarak, waktu dan jumlah repetisi dalam melakukan latihan interval.
17. Side Stitch
Kebanyakan orang Indonesia mengenalnya dengan istilah sundukan. Yaitu rasa nyeri yang dirasakan di salah satu sisi perut saat melakukan aktivitas olahraga.
Umumnya disebabkan makan atau minum dalam jumlah banyak sebelum melakukan aktivitas lari atau olahraga lainnya atau bisa juga karena kurang pemanasan.
18. Chip Time
Catatan waktu yang dihitung saat pelari melewati garis start hingga melewati garis finish.
19. FM (Full Marathon)
Biasa juga disebut maraton. Kategori lari dengan jarak 42.195 meter.
20. HM (Half Marathon)
Kategori lari dengan jarak 21.097,5 meter.
Editor : Baskoro Septiadi