Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Siswi SMP Negeri 2 Ambarawa Wakili Jawa Tengah di Ajang Puteri Pelajar Indonesia

Maria Novena Sinduwara • Minggu, 15 Februari 2026 | 19:51 WIB
Afrinza Naysa Mahestri saat tampil di acara Puteri Pelajar Jawa Tengah 2026.
Afrinza Naysa Mahestri saat tampil di acara Puteri Pelajar Jawa Tengah 2026.

RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Sejak dua tahun lalu Afrinza Naysa Mahestri siswi SMP Negeri 2 Ambarawa mulai menggeluti dunia modeling. Tepatnya ditahun 2024.

Naysa nama panggilannya mengaku tertarik karena sering muncul di media sosial miliknya.

Dia yang tinggal di Perumahan Griya Mustika Jati Bawen, Kabupaten Semarang ini masih ingat saat itu ada iklan audisi Puteri Kebaya.

Tidak banyak berfikir dirinya langsung mendaftar. Meski baru mencoba dan baru terjun didunia modeling, Naysa langsung lolos dan lanjut ke grand final dan masuk tiga besar di tingkat Jawa Tengah, maju ke tingkat nasional dan mendapatkan prestasi menjadi Puteri Kebaya Remaja Inspiratif Indonesia tahun 2025.

Saat ini dirinya juga tengah berjuang untuk memperebutkan Puteri Pelajar Indonesia 2026 kategori SMP.

Peluang yang besar ini dimanfaatkannya untuk memperdalam dunia modeling. Les untuk membiasakan jalan dikarpet merah, mengatur mimik wajah saat didepan juri terus dilakukan, serta belajar public speaking.

Saat itu sahabatnya yang tak pernah ketinggalan yakni cermin.

"Kalau ada waktu luang sering bercermin seakan aku didepan juri dan orang banyak. Aku harus seperti apa, senyumnya bagaimana, public speakingnya juga aku atur. Kalau didepan cermin aku jadi tau seperti apa tampilan aku,"kata perempuan 13 tahun ini.

Ada hal yang menjadi penilaian saat audisi Puteri Kebaya Remaja Indonesia yang paling diingatnya berkaitan dengan public speaking, advokasi hingga penampilan diatas karpet merah.

Ia mengaku advokasi sendiri program tentang karakter pelajar berbudaya dan remaja peduli lingkungan.

Sebagai ketua komunitas BAIK (Berbudaya Anak Indonesia dengan Kebaya) provinsi Jawa Tengah dirinya percaya generasi muda harus cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki etika, empati, dan rasa bangga terhadap budaya daerahnya.

Selain itu dirinya yang juga menjadi kader Adiwiyata di sekolah harus terus menjadi penggerak dan teladan dalam program peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah.

Anak perempuan ke dua dari tiga saudara ayahnya bernama Ramagumpita Mahardika, seorang guru olahraga di SMKN 1 Bancak dan ibunya bernama Dwi Retna Susulowati, apoteker di RSUD dr Gunawan Mangungkusumo ini juga mengakui nervous sudah menjadi makanan setiap akan tampil.

Sebelum tampil Naysa menyempatkan berinteraksi dengan orang lain.

Tentu hal ini membuat naluri sudah mengenal orang tersebut membuatnya tidak canggung. Kehadiran ayah ibunya juga dinilai Naysa menjadi energi positif.

Naysa mengaku kedua orang tuanya selalu mendukung mimpi anaknya.

Selain modeling, perempuan pencinta warga merah muda ini mengaku suka dengan tari dan berenang.

Keduanya dinilainya bisa membuat dirinya lebih rileks ketika dilakukan. Walaupun diakuinya sekarang jarang sekali berenang karena waktunya yang padat sekolah dan persiapan menjelang Puteri Pelajar Indonesia.

"Saya berharap bisa memberikan yang terbaik, tampil percaya diri, dan membawa nama Jawa Tengah dengan penuh kebanggaan. Apa pun hasilnya nanti, saya ingin tetap menjadi pelajar yang bermanfaat bagi banyak orang,"curhatnya sambil tersenyum.

Nasya mengaku saat mengikuti karantina dirinya tetap harus belajar. Menggejar materi sekolah, tentu agar tidak tertinggal.

Setiap malam, tidak pernah absen dirinya selalu mencicil materi yang diulas guru di sekolah.

Saat karantina pun setelah kegiatan karantina selesai disaat peserta lain sudah mulai istirahat Nasya tetap harus belajar.

Perempuan yang suka dengan Bahasa Inggris ini tidak mau jika selesai karantina dan kembali lagi ke sekolah materinya keteteran.

Meskipun dari pihak sekolah juga memberikan tambahan jam pelajaran khusus untuk siswanya yang berprestasi diluar akademik untuk terpenuhinya materi yang sempat tertinggal.

Diketahui prestasi Nasya didunia modeling diantaranya Runner Up 4 Puteri Batik Teen Indonesia 2024, Puteri Kebaya Remaja Inspiratif Indonesia tahun 2025, Runner Up 2 Puteri Kebaya Cilik Jawa Tengah 2025

Juara 1 dan Duta Model Pesona Bintang Pelajar Jawa Tengah 2025, Duta Budaya Indonesia di Thailand tahun 2025, Duta Batik Indonesia di Malaysia tahun 2025 (International Leadership and Batik Cultural Conference), dan Puteri Pelajar Jawa Tengah 2026 Tingkat SMP.

"Pesan saya untuk teman-teman pelajar yang lain jangan takut bermimpi dan mencoba hal baru. Prestasi bukan hanya milik mereka yang paling pintar, tetapi milik mereka yang mau berusaha dan tidak mudah menyerah. Jadilah pelajar yang berani, santun, dan membanggakan daerah kita tercinta,"pungkasnya.(ria)

Editor : Baskoro Septiadi
#modeling