Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Sosok Adhiguna Kuncoro Dibalik Google Gemini AI Ternyata Orang Indonesia

Falakhudin • Jumat, 19 September 2025 | 12:25 WIB
Sosok Adhiguna Kuncoro Dibalik Google Gemini AI Ternyata Orang Indonesia
Sosok Adhiguna Kuncoro Dibalik Google Gemini AI Ternyata Orang Indonesia

 

RADARSEMARANG.ID — Tak mengira aplikasi yang sedang ngetrend di kalangan anak muda ternyata besutan anak Indonesia.

Berawal dari skripsi yang dibuatnya waktu kuliah di ITB kini menjadikannya sebagai orang terkenal di dunia.

Kalau ada yang bilang anak kos cuma bisa makan mi instan dan galau akhir bulan, mungkin mereka belum kenal dengan Adhiguna Kuncoro.

 

Pada 2013, saat masih mahasiswa di Bandung, ia menulis skripsi tentang kecerdasan buatan (AI).

Waktu itu, AI di mata banyak orang masih dianggap semacam fiksi ilmiah ala film Hollywood.

Tapi, Adhiguna membuktikan kalau mimpi bisa melesat lebih jauh daripada batas kamar kos Ciumbuleuit.

Skripsi tentang kecerdasan buatan AI yang ia tulis bukan sekadar formalitas.

 

Justru skripsi itu yang membuka jalannya ke pusat perkembangan AI dunia.

Ia melanjutkan studi hingga ke Oxford dan Carnegie Mellon University di Pennsylvania dua kampus bergengsi yang namanya bikin mahasiswa lain langsung ciut.

Sejak 2017, Adhiguna resmi bergabung dengan Google DeepMind di London.

Ia adalah satu-satunya peneliti asal Indonesia di sana.

Bayangkan, di markas riset AI yang berisi otak-otak brilian dunia, ada satu kursi yang diisi anak kos dari Bandung.

 

Di DeepMind, Adhiguna menekuni bidang Natural Language Processing (NLP).

Bidang ini yang bikin chatbot seperti Gemini (dan kawan-kawan sejenisnya) bisa memahami, merespons, bahkan bercakap-cakap dengan manusia.

Jadi, kalau hari ini kamu asyik ngobrol dengan chatbot yang terasa “pintar”, ada jejak tangan orang Indonesia di balik layar.

 

Profil dan riwayat pendidikan Adhiguna Kuncoro, satu-satunya peneliti dari Indonesia di Google DeepMind.

Siapa sangka, dari bangku kelas di kampus elite Indonesia, muncul seorang ilmuwan muda yang kini berkontribusi besar di pusat riset AI dunia.

Namanya Adhiguna Surya Kuncoro, alumnus ITB, yang menempuh jalan panjang hingga menjadi peneliti DeepMind, laboratorium AI paling bergengsi di balik terobosan seperti AlphaZero dan AlphaCode.

 

Riwayat Pendidikan Adhiguna Surya Kuncoro

Adhiguna Surya Kuncoro, yang akrab disapa “Adhi,” merupakan putra bangsa yang menorehkan prestasi di panggung riset AI global.

Ia lahir dan besar di Jakarta, kemudian menempuh pendidikan sarjana di Institut Teknologi Bandung (ITB), Fakultas Teknik Informatika, dan menyelesaikan pembelajarannya hingga lulus pada tahun 2009. 

Adhi melanjutkan pendidikan akademiknya ke tanah Inggris.

Ia meraih MSc di Oxford (2014) dan lanjut lagi ke Carnegie Mellon University, Amerika Serikat, untuk spesialisasi di bidang Language Technologies, yang ia selesaikan sekitar 2017.

 

Tak cukup sampai di situ, ia kembali ke Oxford University sebagai kandidat PhD, didukung beasiswa dari EPSRC, Oxford CS, dan Balliol College.

Sejak tahun 2017, Adhiguna bergabung sebagai Research Scientist di Google DeepMind, unit riset AI terkemuka dunia yang berbasis di London.

Selama kariernya, ia aktif menggeluti riset di bidang Natural Language Processing (NLP) dan machine learning, termasuk penelitian tentang structured prediction dan language generation.

Karyanya sempat mendapatkan penghargaan Outstanding Long Paper di EACL pada tahun 2017

Pada 2022, ia menjadi pembicara dalam kuliah umum di ITB, menjelaskan riset tentang Deep Learning dan AlphaCode, salah satu sistem AI DeepMind yang mampu menulis kode komputer dan bersaing di platform pemrograman kompetitif seperti Codeforce.

Kiprah Adhiguna Kuncoro di DeepMind menunjukkan bahwa talenta Indonesia memiliki kapasitas untuk bersaing di tingkat global, khususnya dalam ranah teknologi frontier.

 

Sebagai tim riset inti Gemini, Adhiguna memiliki tugas untuk membuat AI semakin cerdas dan efisien.

Meski begitu, Dia tetap ingin memberikan kontribusi untuk Indonesia.

"Sebagai diaspora di bidang AI, tugas kami dari dalam adalah mendorong lebih banyak kerja sama dengan negara-negara berkembang termasuk di Indonesia,” ujarnya.

Adhiguna menyebutkan dua contoh kontribusi nyata yang telah ia lakukan yaitu mengajak kolega dari Google dan Meta untuk mengajar di Jakarta, dan membantu riset AI berbahasa Indonesia dengan resource senilai miliaran rupiah dari DeepMind dan Google.

 

Adhiguna menyampaikan pesan untuk anak muda Indonesia agar berani memiliki mimpi yang besar.

Menurutnya, diperlukan adalah kepercayaan dan ketahanan.

Baginya, orang Indonesia kepintaran yang tidak kalah dibandingkan orang dari China atau India.

 

Namun, ada perbedaan mendasar dalam cara bermimpi dan mengambil risiko. 

“Percaya dan tahan banting, kita tidak kalah pintar dibanding orang dari China atau India. Tapi mereka lebih berani bermimpi. Mereka biasa bermimpi kerja di DeepMind, jadi profesor di Harvard, menang Nobel. Orang Indonesia masih jarang punya contoh. Selain itu, mereka berani gagal dan coba lagi. Ada yang bahkan berani gadaikan rumah karena percaya pada mimpi mereka, jadi jangan takut gagal,” pesan Adhiguna. (fal)

 

 

 

 

 

—————————————————

Untuk memudahkan Anda mendapatkan informasi terkini, unduh aplikasi radarsemarang.id yang sudah tersedia di Play Store dan App Store.

Dapatkan update berita terbaru! cukup klik link berikut ini:

Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=com.promedia.radarsemarang

App Store : https://apps.apple.com/app/radar-semarang/id6745203885

Segera unduh dan nikmati kemudahan dalam mengikuti berbagai informasi menarik

Editor : Baskoro Septiadi
#Deep Learning #Google DeepMind #orang indonesia #Natural Language Processing #sistem AI DeepMind #DeepMind #google #Research Scientist di Google DeepMind #Skripsi tentang kecerdasan buatan AI #itb #Kecerdasan buatan AI #Alumnus ITB #Film Hollywood 2025 #Profil dan riwayat pendidikan Adhiguna Kuncoro #riset AI berbahasa Indonesia #AlphaZero #peneliti asal Indonesia #profesor di Harvard #peneliti DeepMind #ilmuwan muda asal Indonesia #China #Sosok Adhiguna Kuncoro #Adhiguna Surya Kuncoro #institut teknologi bandung #india #amerika serikat #tim riset inti Gemini #Laboratorium AI #film hollywood action #Institut Teknologi Bandung (ITB) #film hollywood #Adhiguna Kuncoro #orang terkenal di dunia #kalangan anak muda #Riwayat Pendidikan Adhiguna Surya Kuncoro #penghargaan Outstanding Long Paper #Fakultas Teknik Informatika #riset AI global #Kecerdasan Buatan #oxford university #kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence #ilmuwan muda #meta #markas riset AI #Carnegie Mellon University #kos Ciumbuleuit #kuliah umum #AlphaCode #bandung