RADARSEMARANG.ID, Semarang —Pesan pertama, menurut Prof Dr Abdul Mu'ti, adalah tentang pentingnya pendidikan dasar sebagai fondasi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945.
”Pendidikan dasar ini sangat penting, terutama dalam kaitannya dengan amanah undang-undang dasar untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.
Pesan kedua dari Presiden Jenderal TNI (Purn) H Prabowo Subianto adalah harapan agar Prof. Dr. Abdul Mu’ti dapat bekerja secara optimal untuk memajukan pendidikan dasar dan menengah di Indonesia.
Prof. Dr. Abdul Mu’ti diharapkan mampu membawa perubahan positif di sektor pendidikan dengan memprioritaskan kualitas dan pemerataan pendidikan di seluruh wilayah Indonesia.
Baca Juga: Daftar Menteri Koordinator Menko Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto
Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed adalah Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2015-2027.
Prof. Dr. Abdul Mu’ti dilahirkan di Kudus, 2 September 1968, menamatkan pendidikan dasarnya di Kudus, yaitu Madrasah Ibtidaiyah Manafiul Ulum (tamat 1980), Madrasah Tsanawiyah Negeri (tamat 1983), Madrasah Aliyah Negeri Purwodadi Filial di Kudus (tamat 1986).
Selanjutnya gelar sarjana S-1 diperoleh di Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang pada tahun 1991, jenjang selanjutnya, S-2 diraih dari School of Education, Flinders University of South Australia (Adelaide, 1997).
Short Course on Governance and Shariah the University of Birmingham (Birmingham, UK, 2005), dan pendidikan S-3 ditempuh di Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah (Jakarta, 2008).
Selanjutnya bekerja sebagai dosen IAIN Walisongo sejak tahun 1991 sampai dengan tahun 2017 dan merupakan salah satu Advisor di The British Council London sejak 2006.
Prof. Dr. Abdul Mu’ti tercatat sebagai anggota Muhammadiyah sejak 1994 dengan nomor baku Muhammadiyah 750.178.
Kiprahnya di Muhammadiyah dimulai dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di IAIN Walisongo tahun 1987.
Ketua Pimpinan Cabang IMM Semarang (1991-1992) dan Ketua Dewan Pimpinan Daerah IMM Jawa Tengah (1993- 1994).
Sepulang dari Australia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti terpilih sebagai Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah (1998-2002).
Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah (2000-2002), dan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah (2002-2006).
Karirnya di Persyarikatan kemudian berlanjut pada tahun 2005-2010 Mu’ti ditunjuk menjadi Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2005-2010.
Prof. Dr. Abdul Mu’ti pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris Agama Kontra Terorisme dan Sekretaris Dewan Nasional Intelektual Muslim Indonesia.
Nama Prof. Dr. Abdul Mu’ti juga dikenal dalam lingkup internasional sebagai salah satu advisor di British Council London sejak 2006.
Kemudian Abdul Mu’ti terpilih sebagai Sekretaris PP Muhammadiyah (2010-2015).
Pada Muktamar Muhammadiyah ke-47 tahun 2015, Prof. Dr. Abdul Mu’ti ditunjuk sebagai Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk periode 2015-2020 ditambah 2020-2022, jabatan itu kembali diamanahkan kepada Prof. Dr. Abdul Mu’ti pada Muktamar ke-48 di Surakarta untuk periode kepemimpinan 2022-2027.
Disamping aktif di Muhammadiyah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti juga menjadi Direktur Eksekutif Centre for Dialog and Cooperation among Civilisation (CDCC) dan tahun 2005 menjadi penasehat The British Council, Inggris.
Prof. Dr. Abdul Mu’ti tercatat sebagai orang Asia pertama yang menjabat sebagai Direktur di CDCC.
Selain itu Abdul Mu’ti juga pernah menjadi Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) periode 2005-2010.
Pernah juga menjadi anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Pusat, dan Wakil Sekretaris tim Penanggulangan Terorisme.
Tahun 2007 Mu’ti bersama para tokoh agama di Indonesia menjadi delegasi pemerintah Indonesia untuk kampanye perdamaian di Amerika Serikat.
Tahun itu juga, Ia menjadi salah satu anggota Indonesia-United Kingdom Islamic Advisory Group (IUIAG) yang dibentuk oleh pemerintah Indonesia dan Inggris.
Prof. Dr. Abdul Mu’ti adalah alumni pertama program Indonesia-Australia Young Muslim Leaders Exchange Program yang pertama kali dirintis tahun 2002.
Tahun 2005, Ia mengikuti International Visitor Leadership Program di Amerika Serikat.
Baca Juga: Mengenal Sosok Profil KH Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq
Baca Juga: Belum Banyak yang Tahu, Ini Sosok Profil Gus Iqdam
Baca Juga: Profil K.H. Taj Yasin Maimoen, dari Santri untuk Negeri, Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah 2024-2029
Sebagai penghargaan atas prestasinya di dalam kegiatan internasional dan persahabatan antar bangsa, tahun 2008.
Prof. Dr. Abdul Mu’ti juga mendapat penghargaan Australian Alumni Award kategori Inspiration Award.
Pemikiran-pemikiran Prof. Dr. Abdul Mu’ti termuat dalam buku-buku yang telah diterbitkan antara lain:
Deformalisasi Islam: Moderasi Beragama di Tengah Pluralitas (2004); Kristen Muhammadiyah: Konvergensi Muslim dan Kristen Dalam Pendidikan (2009); Inkulturasi Islam: Menyemai Keadilan, Persaudaraan dan Emansipasi Kemanusiaan (2009); Islam in Indonesia: A to Z Basic Reference (Editor bersama Umar Hadi, 2009); Inkulturasi Islam: Menyemai Persaudaraan, Keadilan, dan Emansipasi Kemanusiaan (2009).
Pada 2 September 2020, Abdul Mu’ti dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Pendidikan Agama Islam di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menandai kontribusinya yang signifikan dalam dunia akademik.
Selain itu, ia juga aktif menulis buku dan artikel di berbagai media massa, memperkaya diskursus pendidikan di Indonesia.
Sebagai Mendikdasmen, Prof. Dr. Abdul Mu’ti diharapkan dapat membawa perbaikan dalam sektor pendidikan, baik dari segi akses, kualitas guru, maupun pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Berikut adalah biodata Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed:
• Nama: Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed
• Tanggal Lahir: 2 September 1968
• Tempat Lahir: Kudus, Indonesia
Baca Juga: Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Semarang Masa Khidmah 2024-2029 Resmi Dilantik
Organisasi:
Anggota Muhammadiyah sejak 1994
Sekretaris PWM Jateng (2000-2002)
Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah (2002-2006)
Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah (2005-2010)
Ketua Umum Indonesia Conference on Religion and Peace (ICRP) (2023-2028)
Anggota British Council Advisory Board (2006-2008)
Anggota Indonesia-United Kingdom Advisory Board (2007-2009)
Executive Committee of Asian Conference of Religion for Peace (2010-2015)
Anggota Indonesia-United States Council on Religion and Pluralism (2016-sekarang)
Pendidikan:
Madrasah Ibtidaiyah Manafiul Ulum Kudus
Madrasah Tsanawiyah Negeri Kudus
Madrasah Aliyah Negeri Purwodadi Filial Kudus
Baca Juga: Meriah! Karnaval Pembangunan Desa Sumberejo Kecamatan Pabelan Ditonton Ribuan Warga
Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang yang sekarang berubah jadi UIN Walisongo Semarang
School of Education, Flinders University, Adelaide, Australia
Penghargaan: Penerima Australian Alumni Award (2008)
Bidang Keahlian: Tafsir, Hadis, Fikih
Status:
Dosen IAIN Walisongo sekarang UIN Walisongo Semarang sejak 1991-2017
Dosen di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta
Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Karya Prof. Dr. Abdul Mu’ti
- Konvergensi Muslim dan Kristen Dalam Pendidikan (bersama Fajar Riza Ulhaq, al-Wasath Publishing House, 2009)
Buku ini membahas bagaimana pendidikan dapat menjadi jembatan untuk membangun pemahaman dan kerja sama antara umat Muslim dan Kristen, dengan menyoroti aspek-aspek yang dapat menyatukan kedua komunitas.
- Inkulturasi Islam (al-Wasath Publishing House, 2009)
Dalam karya ini, Prof. Dr. Abdul Mu’ti mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai Islam dapat diintegrasikan dengan budaya lokal, dengan tujuan membangun harmonisasi dalam masyarakat yang majemuk.
-Beragama yang Mencerahkan (Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah, 2019)
Buku ini membahas konsep beragama yang tidak hanya mengedepankan ritual, tetapi juga menekankan pada nilai-nilai kemanusiaan dan kebaikan dalam berinteraksi dengan sesama.
- Beragama dan Pendidikan yang Mencerahkan (Uhamka Press, 2019)
Karya ini mengaitkan antara pendidikan dan praktik beragama yang membawa pencerahan, dengan menekankan pentingnya pendidikan dalam membentuk karakter dan moralitas umat.
- Pluralisme Positif: Konsep dan Implementasi dalam Pendidikan Muhammadiyah (UMJ-MPI PPM, 2019)
Dalam buku ini, Abdul Mu’ti menjelaskan konsep pluralisme yang positif dalam konteks pendidikan Muhammadiyah dan bagaimana implementasinya dapat meningkatkan toleransi dan kerja sama antarumat beragama.
Baca Juga: Mengapa Hari Pramuka Diperingati Setiap Tanggal 14 Agustus? Ternyata Begini Sejarahnya
- Toleransi yang Otentik: Menghadirkan Nilai Kemanusiaan dan Keterbukaan dalam Beragama, Berpolitik, dan Peradaban Global (Jakarta: al-Wasat, 2019)
Karya ini mengupas tentang pentingnya toleransi yang bukan hanya bersifat reaktif, tetapi juga otentik, serta bagaimana hal ini dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk berpolitik dan berinteraksi di tingkat global.
Melalui karya-karya ini, Abdul Mu’ti tidak hanya berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan. (falakh)
Editor : Agus AP