Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Irtizaqun Nabila, Jatuh Bangun Kerja Sambil Tekuni Bisnis Fashion

Agus AP • Rabu, 29 Desember 2021 | 17:19 WIB
Oktavianti Nora Dewi. (Dokumen Pribadi)
Oktavianti Nora Dewi. (Dokumen Pribadi)
RADARSEMARANG.ID, IRTIZAQUN Nabila sudah dua tahun bekerja di apotek. Pekerjaannya memang tak menghalanginya menekuni bisnis clothing. Saat pesanan membeludak, terkadang ia membawa produk untuk dikemas di apotek.

Kecintaannya pada fashion dibuktikan dengan beberapa model pakaian yang dibuatnya sejak tahun lalu. Mulai dari hijab, blouse, tank top, vest ribbon, dress, hingga tas didesain sendiri. Puncaknya dalam sebulan ia pernah menjual lebih dari 500 item.

“Berkat konten jualan FYP sampe sejuta views di tiktok, aku langsung kebanjiran orderan,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Berbagai strategi bisnis sudah dijalani untuk memperluas pasar. Ia juga sudah belasan kali melakukan endorse lewat influencer. Diakuinya, endorse tak selalu berhasil. Bahkan kadang review-nya sendiri di tiktok justu ramai ditonton.

Mulai belanja bahan, mengurus konveksi, kirim paket, admin media sosial hingga marketplace dikelola sendiri. Ia berprinsip, selagi masih bisa ditekuni sendiri, maka akan diselesaikan. Saat ini ia tengah mengejar agar dapat menjadi star seller di e-commerce.

Sedangkan untuk model pakaian ia keluarkan dalam batas waktu tertentu. Sehingga produknya menjadi barang eksklusif yang hanya dimiliki segelintir orang. Di samping itu, menurutnya tren di industri fashion terus berubah. Bila tak segera menyesuaikan maka akan ketinggalan zaman.

“Pas tank top motif houndstooth itu sempet restok beberapa kali karena kasian sama pelangganku nyari terus, tapi habis ini udahan. Ganti produk lain,” jelasnya.

Saat foto produk dan mengendorse, Nabila memberikan banyak rekomendasi pemakaian. Satu produk dapat di-mix and match dengan berbagai pakaian. Hal itu menarik dan memberi inspirasi OOTD untuk pelanggannya. Terlebih muslimah, meskipun menutup aurat dan berhijab tetap dapat tampil fashionable.

“Sekarang lagi fokus launching produk baru, semoga bisa ramai lagi,” imbuhnya.

Dia katakan, di tengah kesibukannya ternyata ia masih berencana melanjutkan studi profesi 2022 mendatang. Bila bisnis dengan 11 ribu pengikut itu sudah cukup stabil, ia akan mempekerjakan seseorang agar dapat fokus dengan studinya. (taf/ida) Editor : Agus AP
#Irtizaqun Nabila #Bisnis Clothing #Tekuni Bisnis Fashion