Prestasi terbarunya ketika menjuarai ajang Ottawa Awards 2021 lalu. Ia berhasil meraih juara kategori Best Desaigner mengalahkan 20 peserta lain dari berbagai negara.
Entin --paggilan akrabnya—mengatakan, pada awalnya ia sempat minder jika harus bersaing dengan desainer dari negara lain. Maklum saja, hampir semua kandidat yang terpilih menjadi nominasi merupakan lulusan sekolah desainer. Sedangkan ia hanya belajar secara otodidak.
“Saya sempat tak percaya kalau nama saya bisa masuk nominasi, padahal itu acara besar,” tutur ibu lima anak ini kepada Jawa Pos Radar Semarang.
Berawal dari kesukaannya menggambar, Entin iseng memposting hasil desainnya ke media sosial. Tak dinyana, akun media sosialnya ramai oleh pesan dari para pelanggan yang ingin dibuatkan baju olehnya. Sejak saat itu, ia terus belajar dan memulai karirnya sebagai seorang desainer.
Kendati perbedaan fashion tanah air dengan luar negeri begitu kontras, ia tetap konsisten membuat desain yang selalu menggunakan ornamen nusantara, salah satunya batik.
"Sebisa mungkin karya saya harus menggunakan nuansa nusantara," katanya.
Selain itu, desain yang ia buat juga berkonsep menutup aurat, sehingga aman digunakan bagi muslimah.
Kepada Jawa Pos Radar Semarang, Ia mengaku sempat kesulitan berkarir di luar negeri. Kendala bahasa menjadi masalah utama baginya. Kendati demikian, ia terus belajar secara mandiri lewat kursus-kursus gratis di internet. Ia sadar, untuk memperoleh sesuatu yang besar dibutuhkan usaha besar pula. Berkat ketekunannya tersebut, ia akhirnya menjadi desainer yang cukup terkenal di Kanada. “Semua akan datang pada waktunya, yang penting melakukan pekerjaan dengan sepenuh hati,” tuturnya.
Ke depannya, ia ingin membuat kursus online yang bisa diakses secara gratis bagi para desainer Indonesia yang ingin melebarkan sayap ke luar negeri. Ia ingin membagikan ilmu dan pengetahuannya untuk mendorong desainer Indonesia agar bisa memasuki pasar luar negeri.
“Indonesia sebenarnya punya potensi, maka dari itu, kita harus saling membantu untuk kemajuan fashion tanah air,” katanya. (cr2/aro) Editor : Agus AP